Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PSI Gelar Perayaan Paskah, Grace Natalie Bicara Toleransi Harus Dihidupkan dan Dirayakan

Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menilai bahwa toleransi harus terus ditegakkan dan diperjuangkan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in PSI Gelar Perayaan Paskah, Grace Natalie Bicara Toleransi Harus Dihidupkan dan Dirayakan
HO/IST
PERAYAAN PASKAH - Suasana perayaaan paskah yang digelar DPP PSI di Balai Sarbini, Jakarta. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Wakil Ketua Umum DPP PSI sekaligus Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka, Bendahara Umum DPP PSI Fenty Noverita, dan jajaran pengurus lain. 
Ringkasan Berita:
  • Grace Natalie menegaskan bahwa toleransi antar umat beragama harus terus dijaga dan diperjuangkan, serta menjadi nilai yang aktif dijalankan di internal partai.
  • PSI menerapkan toleransi melalui kepanitiaan lintas agama dalam berbagai kegiatan seperti perayaan Paskah yang melibatkan anggota dari berbagai latar belakang agama.
  • PSI memberi ruang besar bagi kelompok minoritas untuk ikut dalam pemilu hingga terpilih sebagai legislator, serta mendorong lahirnya Perda Toleransi di berbagai daerah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menilai bahwa toleransi harus terus ditegakkan dan diperjuangkan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberi sambutan dalam Perayaan Paskah di Balai Sarbini, Jakarta.

Grace menceritakan, toleransi antar umat beragama selalu dirawat di internal PSI. Terlihat dari susunan kepanitiaan Paskah yang terdiri dari berbagai unsur agama. 

Begitu pula saat DPP PSI menggelar program Mudik Bareng beberapa waktu lalu dengan panitianya lintas agama, tak hanya umat Islam. 

“Mulai dari yang Kristen, Katolik, dan Islam itu menjadi panitia Paskah di PSI, bahkan yang cari uang juga sebenarnya gak merayakan Paskah. Kenapa saya ceritakan, ini mungkin bisa memberikan sedikit gambaran bagaimana toleransi di PSI kami hidupi, kami rawat, dan kami rayakan bersama-sama,” imbuh Grace dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Grace menambahkan, dalam rangkaian Pileg pun, PSI membuka ruang dan memfasilitasi kelompok minoritas untuk ikut berkontestasi dan sebagian dari mereka terpilih menjadi legislator. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Ada banyak sekali bahkan lebih dari 50 persen itu adalah yang biasanya dilabeli ‘minoritas’ di negara ini, tapi di PSI mereka diberi ruang untuk ikut berkontestasi dan akhirnya terpilih menjadi anggota legislatif tidak hanya di kantong-kantong Kristen ya tapi di banyak tempat,” kata dia. 

Selain itu, para legislator PSI di banyak daerah turut memperjuangkan dan menggolkan Peraturan Daerah (Perda) Toleransi. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Wakil Ketua Umum DPP PSI sekaligus Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka, Bendahara Umum DPP PSI Fenty Noverita, dan jajaran pengurus lain.

Pada ibadah Paskah, khotbah disampaikan oleh Pdt Marcel Saerang. Kader PSI Mongol Stress dan Regina Idol ambil bagian meramaikan perayaan Paskah DPP PSI ini. 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas