Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Megawati Ingatkan Jangan Persempit Makna Lemhannas: Bukan Sekadar Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Soekarnoputri, mengingatkan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepentingan bangsa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Megawati Ingatkan Jangan Persempit Makna Lemhannas: Bukan Sekadar Lembaga Pencetak Sertifikat
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
PERINGATAN 71 TAHUN KAA - Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat napak tilas sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) yang terpajang di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (18/4/2026)./ (Fransiskus Adhiyuda). 
Ringkasan Berita:
  • Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Lemhannas tidak boleh dipersempit hanya sebagai lembaga pencetak sertifikat
  • Ia menekankan pentingnya peran Lemhannas sebagai pusat pemikiran geopolitik untuk memperkuat arah pertahanan dan kedaulatan bangsa.

​TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, mengingatkan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepentingan bangsa.

Ia menegaskan bahwa kekuatan pertahanan Indonesia harus dibangun dengan misi menjaga perdamaian dunia, di mana doktrin, postur, dan strateginya disusun berdasarkan cara pandang geopolitik.

​Hal tersebut disampaikan Megawati dalam pidatonya pada Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (18/4/2026). 

​Megawati menuturkan bahwa kesadaran geopolitik merupakan alasan utama Presiden pertama RI, Soekarno, mendirikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). 

Namun, ia memberikan kritik tajam terhadap perkembangan lembaga tersebut saat ini.

​“Guna membangun pentingnya pemikiran geopolitik, Bung Karno mendirikan Lemhannas. Lemhannas jangan dipersempit maknanya hanya menjadi lembaga yang mengeluarkan sertifikat kepemimpinan,” tegas Megawati.

​Menurut Presiden Kelima RI ini, Lemhannas seharusnya menjadi wahana penggemblengan bagi calon pemimpin dari berbagai latar belakang, mulai dari sipil, militer, profesional, pakar, budayawan, hingga representasi kepemimpinan adat.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral ini untuk kemajuan bangsa.

​“Semua wajib bersatu dalam pemikiran dan cita-cita untuk Indonesia Raya. Semua harus bonded, menjadi satu kekuatan progresif bagi kemajuan peradaban bangsa,” ungkapnya.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses di Lemhannas harus mampu menyatukan perasaan senasib sebagai satu bangsa yang membentuk cita-cita masyarakat adil dan makmur.

​“Disatukan dengan tanah airnya, yakni bumi, udara, tanah, dan air sebagai ruang hidup warga Indonesia,” tandas Megawati.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas