Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menhan Minta Para Pelatih Komcad ASN 2026 Hindari Sikap Arogan dan Kontak Fisik yang Tidak Perlu

Sjafrie juga menekankan agar mereka menumbuhkan rasa bangga sebagai ASN, baik dari kementerian maupun lembaga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Menhan Minta Para Pelatih Komcad ASN 2026 Hindari Sikap Arogan dan Kontak Fisik yang Tidak Perlu
Tribunnews.com/Gita Irawan
KOMPONEN CADANGAN ASN - Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 55 Kementerian dan Lembaga resmi mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang I 2026 dalam upacara pembukaan yang digelar di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu (22/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 55 Kementerian dan Lembaga resmi mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang I 2026.
  • Menhan menekankan lima hal yang perlu diperhatikan, diindahkan, serta dilaksanakan di antaranya kepada para pelatih.
  • Sjafrie juga menekankan agar mereka menumbuhkan rasa bangga sebagai ASN, baik dari kementerian maupun lembaga.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 55 Kementerian dan Lembaga resmi mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang I 2026.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam amanatnya yang dibacakan Letjen Gabriel Lema menekankan lima hal yang perlu diperhatikan, diindahkan, serta dilaksanakan di antaranya kepada para pelatih.

Baca juga: Saat 1.773 ASN Ikuti Latsarmil Komcad 2026: Mundur dari Barisan karena Terik Matahari hingga Lemas

Hal itu disampaikannya dalam upacara pembukaan yang digelar di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu (22/4/2026).

"Para pelatih agar mengutamakan pendekatan yang humanis dan edukatif, menghindari sikap arogan maupun kontak fisik yang tidak perlu, serta memberikan pembinaan yang mendidik dan menjadi teladan dalam sikap dan penampilan," kata Sjafrie.

Selain itu ia juga menekankan agar mereka menciptakan suasana yang tertib, disiplin, dan kondusif di lembaga pendidikan agar proses pelatihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sjafrie juga menekankan agar mereka menumbuhkan rasa bangga sebagai ASN, baik dari kementerian maupun lembaga, sekaligus merupakan bagian dari keluarga besar TNI, serta memperkuat kecintaan dan pengabdian kepada NKRI.

Selanjutnya, dia menekankan agar mereka mengikuti seluruh rangkaian Latsarmil secara profesional, tertib, dan sesuai dengan kurikulum serta ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jaga kehormatan dan nama baik Komponen Cadangan di manapun saudara berada," kata Sjafrie.

Baca juga: Kabacadnas Pastikan 2.000 ASN Komcad Bakal Latihan Menembak dan Tempur Terbatas Selama 1,5 Bulan

Untuk itu, ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan dedikasi. 

Menurutnya keberhasilan pelatihan ini menjadi bagian penting dari keberhasilan seluruh kementerian dan lembaga dalam menjalankan tugas. 

"Selain itu, nilai-nilai yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai abdi negara yang profesional dan berintegritas," pungkas dia.

Dari total peserta, sebanyak 257 orang ASN akan mengikuti pelatihan di Puskom Bela Negara, 222 orang di Rindam Jaya, 453 orang di Pusdikkes Puskesad, 280 orang di Brigif 1 Pasmar 1, 270 orang di Pusbahasa Kodeklat AU, dan 291 orang di Wingdik 500 Atang Sanjaya. 

Mereka akan ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan tanggal 5 Juni 2026.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas