Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Qodari dan Pelantikan Ketiga Kalinya oleh Presiden Prabowo

Qodari mengatakan pelantikan yang ia jalani merupakan yang ketiga selama pemerintahan Prabowo-Gibran berlangsung

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in Qodari dan Pelantikan Ketiga Kalinya oleh Presiden Prabowo
Tribunnews.com/Taufik Ismail
RESHUFFLE KABINET - Muhammad Qodari tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin siang, (27/4/2026). Qodari dikabarkan akan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Presiden (Bakom). 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Qodari telah dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menggantikan Angga Raka Prabowo
  • Qodari mengatakan pelantikan yang ia jalani merupakan yang ketiga selama pemerintahan Prabowo-Gibran berlangsung
  • Untuk diketahui Qodari dilantik pertama kali sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan pada 21 Oktober 2024

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Qodari telah dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menggantikan Angga Raka Prabowo di  Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, (27/4/2026). Qodari sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

Qodari mengatakan pelantikan yang ia jalani merupakan yang ketiga selama pemerintahan Prabowo-Gibran berlangsung.

Baca juga: Baru 1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Sudah Lakukan Reshuffle 5 Kali, Setara Dua Periode Era SBY

Untuk diketahui Qodari dilantik pertama kali sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan pada 21 Oktober 2024.

Setelah itu Qodari yang merupakan pengamat dan peneliti politik di Indonesia tersebut dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada reshuffle jilid ketiga 17 September 2025. Ia dilantik untuk menggantikan AM Putranto.

Kemudian pada hari ini pendiri lembaga survei Indobaromater tersebut dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala Bakom menggantikan Angga Raka yang merupakan eks Aspri Prabowo.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya pada hari ini mendapatkan tugas sebagai kepala Badan komunikasi pemerintah. Ini pelantikan yang ketiga untuk saya pribadi selama pemerintahan Bapak Prabowo,” katanya usai pelantikan.

Qodari mengatakan jabatan baru yang ia duduki menambah tanggungjawab yang ia emban.

Ia mengaku doa yang dipanjatkan kepada Tuhan semakin panjang karena tugasnya yang semakin berat.

“Rasanya tanggung jawab ini semakin meningkat. Jadi terus terang waktu dikasih tahu itu doa saya tambah panjang, karena berat, berat sekali,” katanya.

Qodari mengatakan bukan tanpa alasan doa yang dipanjatkan semakin panjang. Program Presiden Prabowo yang harus disampaikan kepada publik sangat banyak.

“Yang pada dasarnya kalau saya baca itu adalah bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai dengan pembukaan undang-undang dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut berpartisipasi dalam ketertiban dunia,” katanya.

Dengan tugas yang besar tersebut kata Qodari, mengharuskan ia bekerjasama dengan banyak pihak. Baik itu antara sesama lembaga pemerintah dan negara maupun dengan media.

Baca juga: Reshuffle Kabinet Jilid V: Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Dudung Abdurrachman Jabat KSP

“Saya pribadi sudah menjadi bagian dari komunikasi ini dari sangat-sangat lama. Banyak teman-teman saya di media saya ketemu dulu di lapangan sampai jadi pemred sampai pensiun. Jadi Insya Allah saya dengan teman-teman media ini sangat dekat dan mudah-mudahan kedekatan ini membuat proses komunikasi menjadi lebih baik dan semakin baik lagi,” katanya.

Terkait hubungan antara pemerintah dan media sendiri terutama berkaitan dengan penyampaian program program pemerintah, menurut Qodari saat ini dirinya sudah memiliki sejumlah pemikiran untuk ditindak lanjuti kedepan.

Landscape Media saat ini kata dia berbeda dengan media 10-20 tahun lalu. Selain media pers mainstream saat ini juga terdapat media sosial yang sebagian beroperasi layaknya pers.

“Tetapi dengan regulasi yang mungkin berbeda dengan teman-teman yang ada di pers. Dan pada titik itu tentu ini suatu tantangan tersendiri dan apa dan bagaimananya tentu nanti kita akan pikirkan ke depan,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas