Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kini Jabat KSP, Dudung Abdurachman Dinilai Harus Jadi 'Mata dan Telinga' Prabowo

Ketua ReJO Darmizal sambut positif pelantikan Dudung Abdurachman jadi Kepala KSP. Langkah strategis percepat program pemerintah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum ReJO, Darmizal, mengapresiasi pelantikan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP
  • Langkah Presiden Prabowo ini dinilai tepat untuk mempercepat eksekusi program nasional. 
  • Darmizal menekankan pentingnya peran KSP sebagai simpul kendali strategis yang aktif di lapangan guna memastikan soliditas pemerintahan dan pencapaian target pembangunan nasional hingga tuntas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Relawan Jokowi for Prabowo-Gibran (ReJO), Darmizal, menyambut positif pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin (27/4/2026).

Menurut Darmizal, penunjukan Dudung merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pemerintahan sekaligus mempercepat eksekusi program prioritas nasional.

“Kami menyambut dengan penuh optimisme pelantikan Ketua Dewan Pembina ReJO, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP. Ini merupakan keputusan tepat Presiden dalam menghadirkan figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang tegas, loyal, dan berorientasi pada hasil,” ujar Darmizal dalam pesan yang diterima, Selasa (28/4/2026).

Selain melantik Dudung sebagai Kepala KSP, Presiden Prabowo juga menunjuk Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menggantikan Angga Raka Prabowo.

Tak hanya itu, Abdul Kadir Karding dilantik sebagai Kepala Badan Karantina, sementara Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup dan Hanif Faisol Nurofiq menjabat Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Darmizal menilai pengalaman Dudung sebagai mantan KSAD, Pangkostrad, hingga Gubernur Akmil menjadi modal penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Dia menegaskan posisi KSP bukan sekadar pelengkap pemerintahan, tetapi menjadi pusat kendali strategis Presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dalam konteks pemerintahan modern, KSP bukan sekadar supporting system, tetapi merupakan simpul kendali strategis yang menentukan kecepatan dan ketepatan eksekusi kebijakan Presiden,” kata dia.

Baca juga: Dudung Abdurachman Diangkat sebagai Kepala KSP, PPM Harap Layanan Publik Lebih Optimal

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Dudung, KSP harus tampil lebih aktif dalam menyerap aspirasi publik dan memantau kondisi di lapangan secara langsung.

“KSP harus menjadi ‘mata dan telinga’ Presiden yang bekerja secara nyata di lapangan. Tidak boleh pasif di balik meja. Harus hadir, mendengar, memverifikasi, dan menyampaikan secara objektif kondisi riil kepada Presiden,” ungkap Darmizal.

Dia juga meyakini kedekatan dan latar belakang militer yang sama antara Prabowo dan Dudung akan memperkuat soliditas pemerintahan serta mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.

“Kami berkomitmen untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai tuntas,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas