Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran, Menko Pangan Gandeng Pengelola Dapur
Menko Pangan Zulhas gandeng pengusaha dapur APPMBGI! Pastikan program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran & berkualitas lewat 5 pilar utama.
Penulis:
Ilham Rian Pratama
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Menko Pangan Zulkifli Hasan menggandeng APPMBGI sebagai mitra strategis untuk menjamin akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Pengusaha dapur menyodorkan poin krusial hasil pengalaman lapangan, mulai dari sertifikasi pengawas gizi hingga rantai pasok berbasis produksi lokal.
- Pemerintah dan asosiasi sepakat membentuk forum komunikasi terstruktur guna memantau regulasi teknis dan menjaga standar keamanan pangan secara berkala.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Pertemuan itu membahas penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait distribusi, tata kelola, dan pengawasan di lapangan agar bantuan tepat sasaran.
Zulkifli mengatakan keberhasilan program tersebut memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pengelola dapur yang berhadapan langsung dengan proses distribusi makanan.
"Program Makan Bergizi Gratis adalah program untuk rakyat. Keberhasilannya membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen, termasuk pengelola dapur yang bekerja langsung di lapangan. APPMBGI adalah mitra strategis yang masukan profesionalnya sangat kami hargai," kata Zulkifli.
Soroti Tata Kelola dan Pengawasan
Ketua Umum DPP APPMBGI Abdul Rivai Ras mengatakan pihaknya menyampaikan sejumlah rekomendasi berdasarkan masukan dari pelaku usaha dapur di berbagai daerah.
Rekomendasi tersebut mencakup penguatan tata kelola, rantai pasok berbasis produksi lokal, standar keamanan pangan, sertifikasi tenaga pengawas gizi, hingga pemanfaatan teknologi informasi.
Menurut Rivai, masukan dari pelaku di lapangan diperlukan agar kebijakan yang disusun dapat menyesuaikan kondisi implementasi di daerah.
"Kami membawa hasil kerja kolektif dari ratusan pelaku usaha dapur MBG di berbagai daerah. Rekomendasi ini lahir dari lapangan, dari pengalaman langsung para pengelola. Kami percaya ini menjadi masukan bagi penyempurnaan kebijakan nasional," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPR PDIP Soroti Investor China di Program MBG, Khawatir Peternak Lokal Terancam
Forum Evaluasi Disiapkan
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama APPMBGI sepakat membentuk forum komunikasi untuk mengevaluasi regulasi teknis secara berkala.
Forum tersebut diharapkan menjadi sarana penyampaian kendala operasional sekaligus evaluasi pelaksanaan program di lapangan.
Langkah ini dinilai penting mengingat Program Makan Bergizi Gratis melibatkan jaringan distribusi yang luas, pengelolaan pangan dalam skala besar, serta kebutuhan pengawasan berlapis untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan.
Selain distribusi, pengawasan terhadap standar gizi, kebersihan, dan akuntabilitas pengelolaan juga menjadi aspek yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca tanpa iklan