Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menhub: 38 Penumpang yang Dirawat di Rumah Sakit Diperbolehkan Pulang

Dari 106 penumpang yang mendapat penanganan medis saat ini sebagian sudah diperbolehkan pulang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Menhub: 38 Penumpang yang Dirawat di Rumah Sakit Diperbolehkan Pulang
Tribunnews.com/Reynas Abdila
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan data terkait dengan jumlah korban dalam insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dudy Purwagandhi menyebut total 106 korban dalam kecelakaan kereta di Bekasi, terdiri dari 91 luka-luka dan 15 meninggal dunia.
  • Sebagian sudah dirawat di rumah sakit dan 38 penumpang telah dipulangkan.
  • Mereka adalah korban kecelakaan  kereta commuter line dengan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. 
  • Penyebab kecelakaan masih diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi, sementara pemerintah berharap korban yang dirawat segera pulih.

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan data terkait dengan jumlah korban dalam insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Menurutnya jumlah korban luka-luka 91 penumpang dan 15 penumpang meninggal dunia.

"Dapat kami sampaikan penumpang yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang," kata Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).

Mayoritas korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit wilayah Bekasi

Dari 106 penumpang yang mendapat penanganan medis saat ini sebagian sudah diperbolehkan pulang.

"38 penumpang sudah kembali (ke rumah)," ungkap Menhub.

Menhub berharap korban yang masih dirawat dapat segera pulih.

Rekomendasi Untuk Anda

"Harapan kami bahwa sisanya Insya Allah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga," tuturnya.

Seperti diketahui, kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa bermula dari commuter line yang tertemper taksi listrik lalu ditabrak oleh rangkaian kereta jarak jauh di gerbong paling akhir.

Akibat tabrakan sejumlah korban perempuan berjatuhan dan dievakuasi oleh petugas gabungan dari berbagai unsur.

Proses investigasi terkait penyebab kecelakaan kereta saat ini masih dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas