May Day 2026: Buruh Tabur Bunga untuk Korban Kereta Bekasi di Depan DPR RI
Tangis pecah di May Day! Sindikasi tabur bunga kenang buruh korban kereta Bekasi di DPR. Simak aksi haru dan tuntutan berani mereka di sini!
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Aksi Haru: Tangis pecah di depan DPR saat buruh tabur bunga kenang rekan wanita korban kereta Bekasi.
- Kritik Tajam: Poster 'Para Perusak' hiasi May Day, bukti amarah buruh atas kesejahteraan yang terus diabaikan.
- Duka Mendalam: Tragedi Bekasi Timur jadi luka nyata, massa tuntut perlindungan nyawa pekerja sekarang juga, baca selengkapnya!.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, diwarnai aksi solidaritas yang menyentuh. Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi) menggelar aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi pekerja yang gugur dalam kecelakaan kerja.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (1/5/2026) pukul 14.10 WIB, puluhan massa dari Sindikasi berkumpul di dekat pintu gerbang utama Gedung DPR RI.
Mengawali aksinya, para peserta tampak berbaris rapi sambil membentangkan poster dan gambar yang memuat tuntutan keras.
Tuntutan dan Kritik Terhadap Kesejahteraan Massa menyuarakan kegelisahan mereka melalui berbagai alat peraga.
Adapun tuntutan mereka mencakup kritik atas minimnya kepedulian terhadap kaum buruh serta isu kesejahteraan yang belum tuntas.
Di antara kerumunan, terlihat poster bergambar tokoh-tokoh negara seperti Prabowo, Jokowi, hingga Gibran yang disertai tulisan tajam, ‘Para Perusak’.
Sebelum memasuki inti aksi, massa sempat bernyanyi bersama untuk membangun semangat kebersamaan di tengah teriknya cuaca Jakarta.
Baca juga: Peringatan May Day 2026, Massa Buruh Gotong Rudal ke Depan Gerbang DPR
Suasana Haru di Trotoar Senayan
Puncak aksi berlangsung saat massa melakukan prosesi tabur bunga untuk mengenang para pekerja perempuan yang meninggal dunia dalam peristiwa tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
“Untuk para perempuan pekerja yang meninggal di Stasiun Bekasi Timur,” ujar salah satu anggota Sindikasi dengan nada lirih saat mengawali aksi tabur bunga.
Suasana haru seketika menyelimuti para peserta aksi yang didominasi oleh kaum perempuan.
Prosesi ini menjadi pengingat bagi publik mengenai risiko nyawa yang masih membayangi para pekerja di sektor transportasi dan industri.
Arus Lalu Lintas Dialihkan
Di lokasi yang sama, ribuan massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) juga menggelar aksi besar di depan gerbang utama Gedung DPR RI.
Akibat kepadatan massa yang terus bertambah, pihak kepolisian mengambil tindakan taktis.
Pada pukul 14.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Gatot Soebroto dari arah Semanggi menuju Slipi sudah dialihkan untuk menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas.
Baca tanpa iklan