Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gus Ipul Tegaskan Proses Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan sepatu siswa sekolah rakyat tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Gus Ipul Tegaskan Proses Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
Dok. Kemensos
KONPERS MENSOS - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri Konferensi Pers Pemerintah di Auditorium Bakom RI di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Gus Ipul menegaskan proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat telah melalui mekanisme yang transparan. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memaparkan soal proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat pada Konferensi Pers Pemerintah di Auditorium Bakom RI.

Gus Ipul menegaskan bahwa proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat telah melalui mekanisme yang transparan, akuntabel, dan berlapis, mulai dari penetapan pagu anggaran hingga pemilihan penyedia.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun.

“Proses ini tidak bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk oleh kami sendiri,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Dipaparkan oleh Gus Ipul, tahapan pengadaan dimulai dari penetapan pagu anggaran sebesar Rp700.000 per unit sebagai batas maksimal kebutuhan sepatu siswa Sekolah Rakyat. Penetapan ini disusun melalui perencanaan dengan mempertimbangkan jumlah siswa, volume kebutuhan, lokasi distribusi, standar harga, serta benchmarking ke Taruna Nusantara dan SMA CT Arsa, serta pengecekan harga melalui e-katalog.

Tahap berikutnya adalah penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp647.000, yang ditetapkan berdasarkan survei pasar melalui e-katalog, e-commerce, pasar ritel, serta pendapat ahli.

Baca juga: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Disorot KPK, Mensos Gus Ipul: Bukan Zamannya Lagi Otak-atik APBN

Setelah itu, dilakukan pemilihan penyedia melalui mekanisme kompetitif seperti e-purchasing dan tender, dengan tahapan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, hingga klarifikasi dan negosiasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari proses tersebut, diperoleh harga hasil lelang sepatu bot sebesar Rp576.577 per unit.

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan berada dalam pengawasan internal dan eksternal, termasuk Inspektorat Jenderal, LKPP, BPKP, serta aparat penegak hukum. Ia juga menyatakan keterbukaan terhadap pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami terbuka untuk berkoordinasi dengan KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian,” katanya.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Luruskan Foto Viral Sepatu Sekolah Rakyat: Itu Bantuan Khofifah, Bukan Kemensos

Secara rinci, realisasi pengadaan menunjukkan seluruh jenis sepatu berada di bawah pagu anggaran, sehingga menghasilkan efisiensi. Sepatu PDL siswa terealisasi Rp640.000 dari pagu Rp700.000, PDH SMP dan SMA Rp610.000, serta PDH SD Rp590.000.

Untuk kategori sepatu harian, SD terealisasi Rp250.000 dari pagu Rp500.000, sementara SMP dan SMA Rp300.000 dari Rp500.000. Sepatu olahraga siswa dan guru masing-masing Rp447.000 dari Rp500.000, serta sepatu PDH guru Rp625.000 dari Rp700.000.

“Sesuai arahan Presiden untuk tidak ada lagi praktik penyimpangan atau ‘otak-atik’ anggaran. Jika ada pelanggaran, kami menjadi pihak pertama yang akan melaporkannya. Proses ini agar pengadaan barang dan jasa berjalan bersih,” tutupnya.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas