Waspada! BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Seluruh Indonesia Hari Ini
Siaga! BNPB ingatkan hampir seluruh Indonesia berpotensi hujan lebat hari ini. Cek daftar wilayah terdampak banjir dan longsor di sini.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- BNPB rilis peringatan dini hujan lebat seluruh Indonesia, warga area perbukitan diminta siaga.
- Ratusan rumah di empat provinsi terendam banjir, wilayah Sambas masih terjebak air tinggi.
- Segera evakuasi mandiri jika hujan deras, kenali tanda bahaya sebelum bencana susulan datang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang membayangi hampir seluruh wilayah Indonesia pada periode 10-11 Mei 2026.
Peringatan dini ini menyusul rentetan bencana hidrometeorologi basah (bencana akibat faktor cuaca) seperti banjir dan tanah longsor yang melanda dari Sumatra hingga Maluku dalam tiga hari terakhir.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mencatat hampir seluruh wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang merujuk prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau tetap bersiaga dan waspada menghadapi potensi bencana tanah longsor dan banjir," ujar sosok yang akrab disapa Aam tersebut, Minggu (10/5/2026).
Daftar Wilayah Terdampak Tiga Hari Terakhir
Berdasarkan catatan BNPB sejak Jumat (8/5/2026), sejumlah daerah melaporkan dampak kerusakan serius:
- Kota Ambon (Maluku): Longsor menerjang lima kelurahan (Passo, Batu Meja, Batu Merah, Lateri, dan Waiheru). Mengakibatkan delapan rumah warga rusak serta memutus akses jalan dan fasilitas pendidikan.
- Kabupaten Merangin (Jambi): Banjir luapan Sungai Mau dan Sungai Aur merendam 90 rumah di Kecamatan Tabir Ilir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Akses jalan sempat tertutup sebelum air surut pada Sabtu.
- Kepulauan Mentawai (Sumbar): Hujan deras durasi panjang merendam 152 rumah warga di wilayah Kecamatan Sipora Selatan dan Sipora Utara.
- Kabupaten Sambas (Kalbar): Banjir masih bertahan hingga Sabtu (9/5) dengan ketinggian muka air mencapai 1,5 meter di Desa Sabung. Sebanyak 28 keluarga terdampak dan sebagian mulai mengungsi.
Baca juga: Indonesia Darurat Keselamatan Transportasi Jalan
Instruksi Mitigasi dan Evakuasi
Merespons ancaman susulan, Aam menekankan pentingnya langkah pencegahan di sekitar daerah aliran sungai dan perbukitan.
Warga diminta aktif membersihkan sampah di drainase (saluran air) pemukiman untuk mencegah air meluap.
"Segera lakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi berdurasi lama," tegas Aam.
BNPB memastikan BPBD di tiap daerah telah menyiagakan tenda pengungsian serta mendistribusikan logistik dan peralatan bagi masyarakat terdampak.
Baca juga: Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Tak Lagi Asal Buang
Baca tanpa iklan