Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wamenaker Sebut Sertifikasi Kompetensi Jadi Kunci SDM Maritim Modern

sertifikasi kompetensi dibutuhkan untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Wamenaker Sebut Sertifikasi Kompetensi Jadi Kunci SDM Maritim Modern
Dok. Biro Humas Kemnaker
SERTIFIKASI KOMPETENSI - Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi dan SKKNI untuk memperkuat kualitas SDM maritim dan personel TNI AL. 

TRIBUNNEWS.COM – Sertifikasi kompetensi dinilai menjadi instrumen penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor pertahanan dan keamanan maritim.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan, sertifikasi kompetensi dibutuhkan untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi modern.

Menurutnya, penguatan sistem sertifikasi juga perlu didukung melalui penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai acuan peningkatan kualitas SDM nasional.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” ujar Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Afriansyah menjelaskan peningkatan kualitas sertifikasi menjadi langkah penting dalam menyiapkan SDM maritim yang andal di tengah dinamika geopolitik global dan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut personel TNI Angkatan Laut memiliki kompetensi yang relevan, disiplin tinggi, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan baru.

Ia juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang menjadikan wilayah maritim memiliki peran strategis, baik dalam aspek pertahanan negara maupun aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional.

Rekomendasi Untuk Anda

“Wilayah maritim Indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama. Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah mengapresiasi kolaborasi TNI Angkatan Laut bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL dalam memperkuat sistem sertifikasi berbasis standar profesi.

Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mencetak SDM unggul yang mampu bersaing secara global.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya.

Baca juga: Beri Kesempatan Setara, Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas bersama Dunia Usaha

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas