Momen Hangat Prabowo dan Megawati Curi Perhatian di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Momen kedekatan Presiden Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Momen kedekatan Presiden Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri di sela-sela peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
- Prabowo turun dari mimbar kemudian melangkahkan kakinya untuk menyalami Megawati yang berdiri di samping Wapres ke-10 dan 12, Jusuf Kalla.
- Prabowo memberi salam namaste ke Megawati sambil berucap sepatah kata.
- Ucapan Prabowo itu membuat Megawati dan JK sama - sama tersenyum lebar dan tertawa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) memperlihatkan sepenggal momen kedekatan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri.
Momen tersebut terlihat setelah upacara selesai.
Prabowo turun dari mimbar kemudian melangkahkan kakinya untuk menyalami Megawati yang berdiri di samping Wapres ke-10 dan 12, Jusuf Kalla.
Prabowo kemudian memberi salam namaste ke Megawati sambil berucap sepatah kata.
Ucapan Prabowo itu membuat Megawati dan JK sama - sama tersenyum lebar dan tertawa.
Setelah itu Prabowo lanjut menyalami Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, serta para pimpinan lembaga dan menteri pembantunya di Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Sosok Panitia 9 hingga Keppres 24/2016 Ditandatangani Jokowi
Rampung menyalami para tamu yang hadir, Prabowo kembali ke tempat Megawati berdiri kemudian memberi gestur dengan tangannya untuk mempersilakan Putri Bung Karno itu berjalan lebih dulu.
Namun Megawati membalas dengan menunjukkan gestur agar Prabowo berjalan duluan di depan.
Sebagai informasi Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar BPIP di halaman depan Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta Pusat.
Adapun Komandan Upacara yakni Kolonel Inf. Didin Nasruddin Darsono.
Dalam amanatnya Presiden mengatakan bahwa hari lahir Pancasila adalah hari memperingati 81 tahun di mana Soekarno berdiri dihadapan BPUPKI menyampaikan gagasan besar yang kemudiian menjadi falasah Indonesia.
“Pancasila lahir bukan dari ruang kosong, Pancasila lahir dari sejarah pengalaman budaya dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri. Pancasila adalah sebuah konsensus Agung suatu kesepakatan kebangsaan Yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Presiden.
Dalam upacara hari lahir Pancasila hadir sejumlah mantan pemimpin negara diantaranya: Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Maruf Amin, istri Wapres ke-9 RI, Soraya Hamzah Haz.
Hadir pula Ketua MA Sunarto, Ketua MK Suhartoyo, Ketua KY Abdul Chair Ramadhan. Sejumlah kepala badan atau lembaga dan anggota Kabinet Merah Putih.