5 Poin Respons Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Beri Selamat ke Nanik S Deyang
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), berikut respons Dadan.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Ringkasan Berita:
- Pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kabinet selama hampir satu setengah tahun terakhir.
- Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
- Prabowo langsung menunjuk jajaran pimpinan baru untuk menakhodai Badan Gizi Nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Dadan Hindayana telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Selain Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Subianto juga mencopot dua Wakil Kepala BGN yakni Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kabinet selama hampir satu setengah tahun terakhir.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan Prabowo langsung menunjuk jajaran pimpinan baru untuk menakhodai Badan Gizi Nasional.
"Untuk selanjutnya Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ungkapnya dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
"Kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Dan Saudara Mayjen Eddy Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," tambah Prasetyo Hadi.
Lantas, bagaimana respons Dadan Hindayana?
1. Hak Mutlak Presiden
Dadan Hindayana menegaskan, pergantian anggota Kabinet Merah Putih merupakan hak mutlak Presiden Prabowo Subianto.
"Pergantian anggota kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI," ungkapnya, Selasa (2/6/2026), dilansir Kompas.com.
2. Presiden Paham yang Terbaik
Dadan menilai Prabowo memahami langkah terbaik untuk menjalankan program-program pemerintah yang telah dicanangkan.
"Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," jelas Dadan.
Baca juga: Pulang Haji Lebih Cepat Demi Agenda Besar, Sampai Indonesia Dadan Hindayana Dicopot Dari Kepala BGN
3. Yakin Prabowo Sukses Pimpin Indonesia
Dalam pernyataannya, Dadan yakin bahwa Prabowo akan sukses memimpin Indonesia.
"Insyaa Allah Beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," tuturnya.
4. Terima Kasih ke Prabowo
Dadan juga menyampaikan terima kasih kepada Prabowo atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama sekitar 1,5 tahun memimpin BGN.
Ia mengaku jabatan tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya dalam perjalanan kariernya.
5. Beri Selamat ke Nanik S Deyang
Dadan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan baru BGN.
Ia memberi selamat ke Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, serta Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.
Dadan berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insyaa Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," ungkapnya.
Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan, perombakan ini merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
Penilaian tersebut melibatkan masukan dari berbagai kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat langsung.
Pemerintah turut menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para pejabat tersebut selama meletakkan fondasi awal lembaga baru ini.
"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.
Prasetyo juga berharap jajaran pimpinan yang baru dapat segera bergerak cepat memetakan langkah taktis organisasi.
"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi," imbuhnya.
Profil Singkat Dadan Hindayana
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat pada 1967.
Dadan merupakan lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1990.
Ia kemudian meraih gelar doktor (Dr. rer. Hort) dalam bidang Entomologi Terapan dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, pada tahun 2000.
Sebelum mengemban amanah di BGN, kariernya banyak dihabiskan di dunia pendidikan tinggi.
Dadan merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB (2003-2008) serta Ketua STPK Banau Halmahera Barat (2014-2022).
Dalam catatan pengabdiannya, ia telah menerima berbagai penghargaan dari negara, termasuk Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2023.
(Tribunnews.com/Nuryanti/Igman Ibrahim/Taufik Ismail) (Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.