Jelang Sidang Putusan Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Ebenezer Ngaku Mengalami GERD
Mulanya awak media menanyakan kepada mantan Wamenaker tersebut, persiapan apa yang dilakukan untuk mendengarkan vonis majelis hakim.
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer mengaku mengalami GERD jelang sidang putusan kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
- Mulanya awak media menanyakan kepada mantan Wamenaker tersebut, persiapan apa yang dilakukan untuk mendengarkan vonis majelis hakim.
- Noel mengatakan dirinya tak ada persiapan khusus, karena mengalami GERD.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer mengaku mengalami GERD jelang sidang putusan kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Mulanya awak media menanyakan kepada mantan Wamenaker tersebut, persiapan apa yang dilakukan untuk mendengarkan vonis majelis hakim.
Baca juga: Noel Ebenezer Bakal Jalani Sidang Putusan Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Kamis 4 Juni 2026
Noel mengatakan dirinya tak ada persiapan khusus, karena mengalami GERD.
"Yang jelas GERD naik, asam lambung naik," kata Noel kepada awak media di PN Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Ia berharap publik bisa mendoakannya agar putusan seadil-adilnya.
"Kita mohon doa publik agar keputusan ini bisa didapatkan seadil-adilnya. Kedua kita percayakan saja kepada hakim, karena kan apa kita sangat yakin bahwa hakim akan memberi sebuah keputusan yang
seadil-adilnya," jelasnya.
Diketahui dalam perkara ini, Noel Ebenezer dituntut 5 tahun penjara, denda 250 juta subsider 90 hari kurungan penjara, uang pengganti Rp4,4 miliar dikurangi uang yang telah dikembalikan ke rekening penampungan KPK Rp3 miliar subsider 2 tahun penjara.
Dalam pertimbangan memberatkan tuntutan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam penyelenggaraan negara yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Baca juga: Bacakan Pembelaan, Noel Ebenezer Minta Putusan yang Proporsional di Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Keadaan yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan memiliki tanggung jawab keluarga.
Perkara Noel ini bermula dari praktik uang pelicin sistematis di Kemnaker.
Biaya resmi sertifikasi K3 yang seharusnya hanya Rp275 ribu, digelembungkan hingga Rp6 juta dengan ancaman mempersulit proses jika tidak membayar.
Dalam perkara ini, Noel Ebenezer diduga menerima aliran dana senilai Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler.