Noel Ingatkan Prabowo: Juni-Juli Jadi Momen Krusial, Ujungnya Upaya Menggulingkan Pemerintahan
Noel menyatakan dalam bulan Juni-Juli ini banyak juga pejabat yang akan ditangkap oleh KPK.
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer mengingatkan Presiden Prabowo untuk mewaspadai potensi gejolak politik dan sosial.
- Noel menyinggung gejolak tersebut berupaya untuk menggulingkan pemerintahan serta kemungkinan terjadinya 98 jilid dua jika tidak diantisipasi.
- Noel menyatakan dalam bulan Juni-Juli ini banyak juga pejabat yang akan ditangkap oleh KPK.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa korupsi kasus pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang juga eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer mengingatkan Presiden Prabowo untuk mewaspadai potensi gejolak politik dan sosial.
Noel menyinggung gejolak tersebut berupaya untuk menggulingkan pemerintahan serta kemungkinan terjadinya 98 jilid dua jika tidak diantisipasi.
Baca juga: BREAKING NEWS Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara
Mulanya ia menyoroti mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana jadi tersangka perkara dugaan korupsi.
"Ini juga memprihatinkan Pak Prabowo luar biasa bekerja untuk bangsa ini dan rakyat ini. Tercederai dengan mungkin saya tidak mau memberi sebuah kesimpulan. Karena ini kan masih dalam proses hukum. Saya tidak berani terlalu masuk kesana," kata Noel kepada awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Kemudian ia menyebutkan telah jauh-jauh hari akan ada pejabat yang sepertinya.
"Dulu yang saya ingatkan Pak Purbaya. Tapi ternyata yang kena ada dua hari ini. Selain Pak Dadan ada Pak Silmy," ucapnya.
Noel menyatakan dalam bulan Juni-Juli ini banyak juga pejabat yang akan ditangkap oleh KPK.
"Dan satu lagi saya coba ingatkan Pak Prabowo. Dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo," jelas Noel.
Baca juga: Noel Ebenezer Deg-degan Jelang Sidang Vonis, Berharap Putusan Ringan
Dia mengatakan konsolidasi tersebut sudah selesai dan sudah matang.
"Konsolidasi sipil, mahasiswa, buruh dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan 98 jilid dua akan terjadi tidak lama lagi," kata Noel.
"Jika Pak Prabowo tidak peka terhadap kejadian ini, kita sudah lihat dolar semakin tinggi, indeks harga saham gabungan kita juga sudah babak belur. Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial. Yang indikatornya adalah gejolak ekonomi," tandasnya.