Rapat Perdana Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dengan DPR Digelar Tertutup
Rapat perdana Kepala BGN Nanik S Deyang dengan DPR berlangsung tertutup. Pembahasan anggaran 2027 digelar di tengah sorotan kasus MBG.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Kepala BGN Nanik S Deyang menjalani rapat kerja perdana bersama Komisi IX DPR RI usai ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana.
- Rapat yang membahas anggaran BGN tahun 2027 diputuskan berlangsung tertutup setelah disetujui anggota dewan.
- Pertemuan berlangsung di tengah sorotan publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca-penetapan tersangka dugaan korupsi di BGN.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Nanik S Deyang yang baru dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjalani rapat kerja perdana bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan resmi Nanik sebagai mitra kerja DPR setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Dadan Hindayana, mantan Kepala BGN yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan agenda, rapat dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB.
Namun, pantauan reporter Tribunnews.com menunjukkan rapat baru dimulai sekitar pukul 13.51 WIB atau molor hampir satu jam.
Sejumlah awak media telah menunggu di balkon ruang sidang sebelum rapat dimulai.
Nanik memasuki ruang rapat mengenakan kemeja putih dan jilbab hitam, didampingi Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari serta Mayjen TNI (Purn) Trenggono.
Ia tampak serius sembari menata dokumen sebelum sidang dibuka.
Baca juga: Penampakan Rumah Dadan Hindayana di Bogor Usai Digeledah Kejagung, Kerap Dipakai Rapat
Rapat Hanya Dibuka Beberapa Menit
Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, didampingi Putih Sari dan Charles Honoris.
Baru beberapa menit rapat dibuka, Nihayatul meminta persetujuan anggota terkait sifat rapat karena agenda utama membahas anggaran BGN tahun 2027.
"Karena rapat ini pembahasan anggaran, apakah rapat ini terbuka atau tertutup Bapak, Ibu? Tertutup?" tanya Nihayatul.
Sebanyak 35 anggota dewan yang hadir menyatakan setuju agar pembahasan dilakukan secara tertutup.
"Oke. Seperti rapat kita kemarin membahas anggaran, rapat ini saya nyatakan tertutup untuk umum," lanjut Nihayatul.
Setelah keputusan diambil, awak media dan staf diminta meninggalkan ruangan sebelum pembahasan anggaran dilanjutkan secara tertutup.
Baca juga: Rekam Jejak Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional Baru, Timses Prabowo pada Pilpres 2019
Digelar di Tengah Sorotan Kasus MBG
Rapat perdana Nanik berlangsung di tengah perhatian publik terhadap tata kelola Badan Gizi Nasional menyusul pengusutan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa program MBG. Ketiganya adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya, Sonny Sonjaya dan Loedwijk Pusung.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut ketiganya diduga melakukan proses pengadaan secara melawan hukum.
"Saudara DH bersama-sama dengan saudara SS dan saudara LP dalam melakukan proses pengadaan baik barang dan jasa di BGN secara melawan hukum," kata Syarief saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Kasus tersebut menjadi latar belakang penting rapat perdana Nanik dengan DPR, mengingat BGN kini dituntut memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan program strategis pemerintah.
Meski hanya berlangsung terbuka selama beberapa menit, rapat kerja perdana Nanik S Deyang dengan Komisi IX DPR menandai awal kepemimpinannya di Badan Gizi Nasional. Di tengah sorotan terhadap kasus MBG, pembahasan anggaran 2027 menjadi salah satu agenda awal yang akan menentukan arah pembenahan lembaga tersebut ke depan.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.