Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemerintah China Masukkan Penambangan Uang Kripto ke Dalam Daftar Negatif Investasi

tindakan keras ini telah mendorong pertukaran mata uang kripto untuk memutuskan hubungan dengan pengguna di China.

Pemerintah China Masukkan Penambangan Uang Kripto ke Dalam Daftar Negatif Investasi
International Investment
Ilustrasi aset kripto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Pemerintah China telah menambahkan kegiatan penambangan uang kripto atau cryptocurrency ke daftar rancangan industri, di mana investasi tersebut dibatasi atau dilarang.

Seperti dilansir Tribunnews dari Reuters, hal tersebut diketahui dalam sebuah dokumen yang dirilis oleh Komisi Perencanaan Dan Reformasi Negara (National Development and Reform Commission of the People's Republic of China/NDRC).

Daftar negatif ini merinci sektor dan industri yang terlarang bagi investor China dan asing.

Baca juga: Pengiriman Uang Kripto Jadi Penyelamat bagi yang Paling Rentan di Dunia

Sebelumnya, regulator di China telah melarang perdagangan dan penambangan uang kripto tahun ini.

Bersama bank sentral negara tersebut (The People's Bank of China is the central bank of the People's Republic of China) pemerintah berjanji untuk membersihkan aktivitas uang kripto "ilegal" bulan lalu.

Adanya tindakan keras ini telah mendorong pertukaran mata uang kripto untuk memutuskan hubungan dengan pengguna di China.

Baca juga: Incar Pasar Afrika, Ejara Kamerun Tawarkan Layanan Kripto dan Investasi Berbahasa Prancis

China juga telah memperketat kontrol atas wacana publik.

Yaitu dengan meminta browser seluler untuk menghilangkan penyebaran desas-desus, penggunaan tajuk sensasional dan penerbitan konten yang melanggar nilai-nilai inti sosialisme.

NDRC juga mengatakan pihaknya menghentikan investasi modal non-publik ke dalam berbagai kegiatan penerbitan, termasuk siaran langsung, pengumpulan berita, pengeditan dan entitas penyiaran dan pengoperasian berita.

Baca juga: Tajir Melintir, 6 Miliarder Kripto Ini Gabung ke Jajaran Orang Terkaya di Dunia, Simak Profilnya

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas