Tribun

Raih Pendanaan, Yugo Private Aviation Siap Ekspansi ke Asia Tenggara

Yugo Private Aviation, startup mobilitas udara yang berbasis di Singapura, telah mengumpulkan 300.000 dolar AS

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
Raih Pendanaan, Yugo Private Aviation Siap Ekspansi ke Asia Tenggara
IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yugo Private Aviation, startup mobilitas udara yang berbasis di Singapura, telah mengumpulkan 300.000 dolar AS dalam putaran pendanaan awal dari Bellone Invest, Negocia Capital, dan LCH Investment.

Didirikan pada Februari 2020, Yugo menawarkan sistem pemesanan digital untuk memfasilitasi penerbangan pribadi melalui jet dan helikopter.

Baca juga: Startup Paras Digital Raih Pendanaan 5 Juta Dolar AS

Beberapa rute internasional yang dilayani perusahaan adalah Kuala Lumpur ke Dubai, Jakarta ke Dubai, Manila ke Melbourne, dan Phnom Penh ke Bangkok, Guangzhou, dan Hong Kong.

Armadanya termasuk pesawat dari perusahaan penerbangan seperti Gulfstream, Cessna, Dassault, Airbus, dan Bell.

Setelah penggalangan dana, startup akan fokus pada pengembangan lebih lanjut aplikasi mobile dan online.

Aplikasi seluler yang akan datang juga akan hadir dengan solusi pembayaran elektronik terintegrasi, dan Yugo telah bermitra dengan penyedia solusi pembayaran fintech.

Baca juga: Perluas Jangkauan Wilayah Bisnis, Startup Besutan Mantan Bos RedDoorz Ini Raih Pendanaan

Tim teknisnya, yang berbasis di Asia (Kuala Lumpur, Phnom Penh, dan Manila) dan Eropa (Prancis), telah merilis platform web, yang digunakan selama fase pengujian layanan.

Menurut CEO Yugo Jim Baldy, perusahaan telah berhasil mengatur penerbangan dari dan ke Hong Kong, Kamboja, Indonesia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Filipina sejak tahap uji coba awal tahun ini.

Perusahaan juga berencana untuk meningkatkan pendanaan awal di masa depan untuk melanjutkan upaya digitalisasi dan membuat pengalaman pra-dan setelah pemesanan lebih baik bagi pelanggannya.

Baca juga: East Ventures Kucurkan Pendanaan Tahap Awal ke Startup DTC

Menyoroti peningkatan fokus investor pada lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), Baldy mengatakan Yugo sedang mengerjakan solusi netral karbon dan mengeksplorasi inisiatif baru seperti kemitraan dengan kendaraan lepas landas dan mendarat vertikal listrik (eVTOL) yang inovatif.

“Kami sedang membangun infrastruktur untuk masa depan mobilitas udara. eVTOL, juga disebut 'taksi terbang,' akan datang dalam lima tahun ke depan, dan negara-negara di Asia Tenggara seperti Filipina, Malaysia, Indonesia, Kamboja, atau Myanmar perlu dipersiapkan," ucap Baldy seperti dikutip Tribunnews dari Tech in Asia, Rabu (10/11/2021).

Perusahaan mengatakan telah terjadi peningkatan 50 persen dalam permintaan untuk layanannya sejak Maret, meskipun ada pandemi.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas