Tribun

Harga Bitcoin Kembali Melonjak, Ternyata Ini Pemicunya

Harga Bitcoin pada Senin (15/11) menanjak, menyusul peluncuran Taproot, peningkatan jaringan terbesar blockchain dalam empat tahun terakhir.

Editor: Sanusi
Harga Bitcoin Kembali Melonjak, Ternyata Ini Pemicunya
THE SUN
Ilustrasi bitcoin 

TRIBUNNEWS.COM - Harga Bitcoin pada Senin (15/11) menanjak, menyusul peluncuran Taproot, peningkatan jaringan terbesar blockchain dalam empat tahun terakhir.

Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Senin (15/11) sempat menembus US$ 66.000, level yang tidak terlihat sejak 11 November lalu.

Sementara pada pukul 11.55 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 65.770,31 atau naik 1,59% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Baca juga: Ethereum Naik dan Pecah Rekor, Bitcoin Dekati Rp 1 Miliar

Saat ini, peluncuran Taproot menjadi perhatian utama trader dan analis kripto sebagai faktor pendukung pasar.

Para penggemar Bitcoin merayakan salah satu tonggak teknologi kripto itu dengan setidaknya situs web pop-up Taproot.watch mem-posting video untuk menyambut era baru blockchain.

Baca juga: Terus Menguat, Dalam Jangka Pendek Harga Bitcoin Diprediksi Tembus Rp 1 Miliar

“Meskipun peningkatan Taproot umumnya merupakan perkembangan positif, keputusannya masih belum ada jika itu akan membuat peningkatan besar pada dunia blockchain,” kata CEO Apifiny Haohan Xu kepada CoinDesk.

Sejak menembus level tertinggi sepanjang masa di dekat US$ 69.000 pekan lalu, harga Bitcoin ada di kisaran US$ 63.000-US$ 66.000.

Bursa kripto Kraken menyebutkan, pesanan pembelian terkonsentrasi di sekitar US$ 62.000, sementara penjual ingin melepas di US$ 67.000-US$ 69.000.

artikel ini sudah tayang di KONTAN dengan judul Taproot meluncur, harga Bitcoin menanjak

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas