Tribun

Bitcoin Cs Berjatuhan, Kebijakan AS Menjadi Biangnya

Jika dikalkukasikan, harga tersebut turun 58,7% dari level tertingginya tahun ini di posisi 48.234 dolar AS yang dicapai pada 28 Maret.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bitcoin Cs Berjatuhan, Kebijakan AS Menjadi Biangnya
Shutterstock
Ilustrasi aset kripto XRP dan Bitcoin. 

Melansir dari Reuters, penurunan nilai Bitcoin terjadi setelah pasar valuta asing melemah pada perdagangan hari Jumat (26/8/2022) kemarin, yang jatuh karena Wall Street merosot dengan ketiga tolak ukur ditutup anjlok lebih dari 3 persen.

Penurunan aset berisiko terjadi setelah Ketua Federal Reserve AS (The Fed) Jerome Powell memperingatkan agar tidak mengharapkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Pada perdagangan Sabtu (27/8/2022) kemarin, nilai Bitcoin bahkan berada di bawah 20 ribu dolar AS, bertahan di level 19,946 ribu dolar AS. Sedangkan Ether anjlok menjadi 1.467,2 ribu dolar AS.

"Bitcoin menembus di bawah 20.000 karena investor mengharapkan akhir pekan yang penuh pesimisme dari Jackson Hole untuk menurunkan sentimen," kata analis pasar senior di perusahaan valuta asing OANDA, Edward Moya.

Moya menambahkan, gubernur bank sentral di Eropa dan Asia kemungkinan lebih pesimis dibandingkan Powel. Hal ini membuat investor bersiap dengan pelemahan yang terjadi di pasar kripto.

"Para gubernur bank sentral Eropa dan Asia kemungkinan akan jauh lebih pesimistis daripada Ketua Fed Powell dan itu membuat banyak pedagang bersiap untuk pembukaan yang lemah pada Minggu malam," tambahnya. (Kontan/Barratut Taqiyyah Rafie/Tribunnews.com)

berita POPULER
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas