Tribun

Korsel Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Pengembang Cryptocurrency Luna dan TerraUSD

Pengadilan Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan pengembang utama cryptocurrency Luna dan TerraUSD, Do Kwon.

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Korsel Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Pengembang Cryptocurrency Luna dan TerraUSD
Bloomberg
Pengadilan Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan pengembang utama cryptocurrency Luna dan TerraUSD, Do Kwon. Kedua nilai cryptocurrency tersebut telah anjlok tajam pada bulan Mei lalu, hingga mengguncang pasar kripto di seluruh dunia. 

 
Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
 

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Pengadilan Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan pengembang utama cryptocurrency Luna dan TerraUSD, Do Kwon.

Kedua nilai cryptocurrency tersebut telah anjlok tajam pada bulan Mei lalu, hingga mengguncang pasar kripto di seluruh dunia.

Setelah keruntuhan kedua token tersebut, para investor Luna dan TerraUSD menuduh Kwon telah melakukan penipuan.

"Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk total enam orang, termasuk Do Kwon, yang saat ini tinggal di Singapura," kata juru bicara kejaksaan Korea Selatan hari ini, Rabu (14/9/2022), tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kwon, yang juga pendiri platform blockchain Terraform Labs, belum memberikan tanggapan permintaan komentar terkait perintah penangkapannya ini.

Sebelumnya Kwon mengungkapkan dia telah pindah ke Singapura karena khawatir keselamatan keluarganya akan terancam.

Melalui sebuah wawancara dengan platform media kripto Coinage pada awal Agustus lalu, dia menolak menyebut kepindahannya ini sebagai upaya untuk menghindari penyelidikan.

Melansir dari CNN, perintah penangkapan datang setelah proses penyelidikan yang berlangsung selama berbulan-bulan, termasuk operasi pencarian dan penyitaan di perusahaan pengembang Luna dan TerraUSD serta di pertukaran kripto lokal.

Baca juga: Pimpin Bullish Pasar Kripto, Harga Terra Classic Naik 450 Persen di Sepanjang Bulan September

TerraUSD, stablecoin yang pernah berada di daftar 10 cryptocurrency teratas secara global berdasarkan nilai pasar, pada bulan Mei lalu nilainya merosot dan mengirim token pasangan Terra Luna yang jatuh bersamanya.

Menurut data perusahaan analitik blockchain Elliptic, investor kedua token tersebut mengalami kerugian hingga 42 miliar dolar AS, usai keruntuhan nilai Luna dan TerraUSD.

Baca juga: Imbas Anjloknya Terra, Investor Tarik Miliaran Dolar AS dari Tether, Picu Ketidakstabilan Kripto

Anjloknya nilai Luna dan TerraUSD, yang menyebabkan gejolak di pasar kripto, menimbulkan kebangkrutan beberapa perusahaan kripto besar termasuk pemberi pinjaman kripto AS Celcius dan manajer dana kripto yang berbasis di Singapura, Three Arrows Capital.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas