Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggapan Mendag Tentang Nilai Transaksi Kripto yang Turun Drastis di 2022

Sepanjang 2020 nilai transaksi kripto hanya sekitar Rp 60 triliun dan kemudian meningkat tajam hampir Rp 900 triliun pada 2021

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tanggapan Mendag Tentang Nilai Transaksi Kripto yang Turun Drastis di 2022
Tribunnews.com/ Fersianus Waku
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti nilai transaksi kripto yang turun drastis di 2022 lalu.

Ia mengatakan, sepanjang 2020 nilai transaksi kripto hanya sekitar Rp 60 triliun dan kemudian meningkat tajam hampir Rp 900 triliun pada 2021 dan turun tinggal sekitar Rp 200 triliun pada 2022.

"Melihat data itu, saya feeling ini bisa bahaya kalau masyarakat, anak-anak mudanya, tidak disiapkan. Karena biasanya kita mau cepat, padahal semuanya butuh proses," kata Zulhas dalam acara pembukaan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2023).

Maka dari itu, ia menekankan pentingnya literasi kripto agar anak muda memiliki harapan dan masa depan.

"Jangan sampai dia bermain di satu tempat yang dia tidak paham dan patah semangat karena mengalami kerugian yang banyak," ujarnya.

Ketua Umum Partai PAN tersebut mengatakan di sini lah tugas Pemerintah, yaitu membuat masyarakat mengerti akan perdagangan kripto.

Rekomendasi Untuk Anda

"Agar tidak ada yang satunya dapat rugi banyak, yang satunya dapat untung banyak," kata Zulhas.

"Kripto ini berkembanganya cepat sekali, oleh karena itu lembaga moneter perlu ikut. Pemerintah ingin agar (literasi) ini masif dan luas karena masyarakat belum paham. Kripto ini bisa rugi banyak atau untung banyak," ujarnya melanjutkan.

Baca juga: Inflasi AS Melambat, Tren Penguatan Harga Aset Kripto Berlanjut

Ia pun mencontohkan bagaimana perusahan kripto besar FTX bisa mengalami kebangkrutan hingga Rp 0 rupiah yang berujung pada pemiliknya dipenjarakan.

Baca juga: Kemendag Akan Luncurkan Bursa Kripto Sebelum Juni 2023: Menteri Zulhas: Sekarang Lagi Persiapan

"Begitu juga ada beberapa yang saya ikuti. Nilainya tiba-tiba nol. Bisa untung banyak, bisa juga habis sekejap," kata Zulhas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas