Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Mobil Antik Budi Yuwono Ditaksir Menkes Malaysia

Mobil terparkir di ruangnya berukuran kurang lebih 10 meter X 20 meter, di pabrik PT Sinde di Jalan Diponegoro, Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Domu D. Ambarita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Mobil antik Mercedez Benz buatan tahun 1931 itu terparkir rapih di sudut ruangan, dekat meja kerja. Warnanya lembut, hijau pucuk daun.

Logo burung Garuda berlatar belakang bendera merah putih menempel di moncong mobil, tepat di atas radiator. Di atasnya lagi tercancap logo segitiga Mercy yang terkenal itu. Mobil kap terbuka, selubung bisa dilipat.

Begitulah pemandangan di ruangan kerja pendiri sekaligus pemilik PT Sinde Budi Sentosa, perusahaan industri farmasi yang terkenal selaku produsen larutan penyegar, Tjioe Budi Yuwono.

Mobil terparkir di ruangnya berukuran kurang lebih 10 meter X 20 meter, di pabrik PT Sinde di Jalan Diponegoro, Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Nuansa antik kental betul terasa di ruangan ini. Di masing-masing sisi, terdapat empat sepeda motor tua. Ada sepeda motor Harley Davidson produksi 1931, dan sepeda motor Ducati 50 cc buatan tahun 1950-an.

Saat ditemui di kantornya di Kawasan Sunter Jaya, Jakarta Utara, Budi bertutur, saking tertarik terhadap Mercy lawas bernomor polisi D 9 AF, seorang menteri negara tetangga pernah menawarnya. "Dulu, seorang menteri kesehatan Malaysia menawar miliaran, tapi saya tidak jual," ujar Budi.

Deputi Marketing Director PT Sinde Budi Sentosa Herman Notolegowo menambahkan, kejadian tersebut tahun 1997. "Menteri itu serius menawar, niat akan membeli, tapi Pak Budi tidak mau. Sebab ini mobil langka," kata Herman.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam satu kunjungan ke di Jakarta, Dato' Chua Jui Meng yang menjabat Menteri Kesehatan Malaysia Mei 1995 - 23 Maret 2004, mampir ke kantor Budi Yuwono. "Menteri Malaysia tertarik pada mobil ini, dan menawar Rp 1 miliar, namun Pak Budi tidak menjual," kata Herman.

Budi tengah menunggu aksesori dan bagian interior asli mobil itu, langsung dari pabrikan Mercedez Benz di Jerman. Kecuali Mercy yang sudah berumur 81 tahun itu, Budi masih punya banyak lagi kendaraan antik.

"Ada ratusan mobil, motor dan sepeda antik," ujar Herman. DOMU D AMBARITA

BERITA SELENGKAPNYA KLIK TRIBUN JAKARTA DIGITAL NEWSPAPER

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas