UD Truk Tidak Lagi Memproduksi Big Thumb
Sejak tahun 1990, sekitar 165.000 unit truk Big Thumb yang di Indonesia lebih dikenal dengan CWB45 A telah melayani pelanggan
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Yudie Thirzano
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - UD Trucks secara resmi tidak lagi memproduksi truk Big Thumb. Kendaraan terakhir selesai diproduksi 27 Maret 2014 malam akan segera dikirim ke Bolivia. UD Trucks telah memproduksi Big Thumb lebih dari 24 tahun sejak truk ini pertama kali dibuat pada tahun 1990.
Sejak tahun 1990, total sekitar 165.000 unit truk Big Thumb yang di Indonesia lebih dikenal dengan CWB45 A telah melayani para pelanggan hingga tahun 2010. Tahun 2004 UD Trucks menghentikan produksinya untuk pasar Jepang. Selain itu dari tahun 1999, sekitar 70.000 unit truk Big Thumb juga telah diekspor ke luar negeri termasuk Indonesia. Truk Big Thumb merupakan sebuah bukti kecanggihan teknologi pada era pembangunan UD Trucks.
Ketika truk Big Thumb pertama kali dijual pada tahun 1990-an, perekonomian Jepang sedang mengalami berbagai tantangan akibat lesunya perekonomian global. Selain itu, produsen otomotif menghadapi rangkaian peraturan tentang emisi gas buang yang semakin ketat.
Sejak diluncurkan, Big Thumb terus menawarkan teknologi baru dan memimpin industri dalam hal peningkatan kenyamanan dan keamanan. Pada tahun 1991, Big Thumb memiliki electronic controlled automatic transmission (E-MATIC).
Tahun 1992, ABS (Anti-Lock Brake System) dan ARS (Anti-Slip Regulation) juga telah dipasang sebagai pilihan. Pada tahun 1998, truk Big Thumb menggunakan mesin tipe GE13. Mesin ini memiliki sebuah unit injektor yang diatur secara elektronik, merupakan yang pertama di Jepang untuk menghasilkan tenaga 440PS maksimal.
Tetsuo Yamazaki, Manajer, VPS, GTO mengaku sedih truk ini sudah tidak diproduksi lagi. Tapi dirinya memang tidak bisa berbuat apa-apa. "Truk ini kami buat dengan kerja keras, kami berharap dapat mengirimnya dengan sebuah catatan yang positif," katanya. (Eko Sutriyanto)