Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Model Boleh Mirip, Tapi Toyota Sienta Bukan Saingan Honda Freed

Pada awal kemunculannya, Toyota Sienta kerap dikait-kaitkan sebagai mobil yang akan bersaing dengan Honda Freed.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Model Boleh Mirip, Tapi Toyota Sienta Bukan Saingan Honda Freed
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Pasangan selebritis Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto saat berfoto dengan MPV baru Toyota Astra Motor (TAM), Sienta saat pameran Otomotif Indonesia International Motor Show 2016 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2016). Sienta dilengkapi mesin 1.500 cc Dual VVTi yang tersedia dua pilihan transmisi yakni manual (tipe E, G, dan V) dan CVT (tipe E, G, V, dan Q). Rentang harga Sienta mulai Rp 230 juta ? 295 juta. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada awal kemunculannya, Toyota Sienta kerap dikait-kaitkan sebagai mobil yang akan bersaing dengan Honda Freed.

Padahal, menurut PT Toyota Astra Motor (TAM), meski modelnya mirip—MPV dengan tampilan boxy—justru Sienta berhadapan dengan banyak model.

Anton Jimmi Suwandy, Kepala Divisi Pemasaran TAM dalam sebuah kesempatan di Jakarta (25/4/2016), mengatakan bahwa segmen yang dibidik bukan kepunyaan Freed saja, melainkan banyak merek dan model di rentang harga yang sama.

”Saat Sienta diperkenalkan, kami melihatnya bukan (saingan) sama Freed, tapi segmen Rp 200 juta – Rp 300 juta, 7-seater , dan stylish. Kalau di negara maju, segmennya mengarah ke psikografis, yang menentukan taste atau selera,” ucap Anton.

Maksud Anton, konsumen di kelas ini tak hanya melihat model yang sama untuk dibanding-bandingkan. Karena jika diteliti, rata-rata alasan konsumen memilih mobil dilihat dari harga, disusul model dan kebutuhan.

”Pesaingnya justru lebih luas. Bisa SUV atau crossover 7-seater, bisa MPV bawah atau medium. Kalau di Toyota, bisa ada kanibalisme, tapi tidak banyak. Misalnya beberapa konsumen Veloz akhirnya pilih Sienta. Tidak masalah, pasar kami jadi luas,” kata Anton.(Donny Apriliananda)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas