Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Gosipnya Toyota Vios dan Yaris Bakal Gendong Mesin 1.3 Liter

Pabrik mesin alumunium Toyota yang baru di Karawang, Jawa Barat, spesialis memproduksi mesin berkode NR.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Gosipnya Toyota Vios dan Yaris Bakal Gendong Mesin 1.3 Liter
Toyota
Toyota New Vios 2016 tipe terbaru di Thailand 

TRIBUNNEWs.COM, JAKARTA – Pabrik mesin alumunium Toyota yang baru di Karawang, Jawa Barat, spesialis memproduksi mesin berkode NR.

Saat ini produksi sudah berjalan untuk 1.5L milik Sienta, rencananya tipe lain, 1.3L, bakal menyusul.

Toyota Indonesia akan memulai cerita baru ketika mesin lebih kecil itu sudah diproduksi.

Sumber dari Toyota Indonesia menjelaskan mesin 1.3L berkaitan dengan program Low Carbon Emission (LCE) yang sampai kini belum diketok pemerintah, regulasinya.

Bedanya dengan 1.5L yang memenuhi domestik dan ekspor, 1.3L hanya untuk kebutuhan dalam negeri.

LCE merupakan program lanjutan dari Low Cost Green Car (LCGC).

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang kebagian jatah itu sebab produk Toyota di kelas LCGC sudah jadi garapan Astra Daihatsu Motor.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber juga mengatakan, 1.3L bakal dipakai pada model-model Toyota yang sudah diproduksi lokal.

Saat ditelusuri lebih lanjut, sumber menjawab iya disinggung apa mesin 1.3L akan dipakai Vios dan Yaris.

Keterangan ini sangat menarik sebab seperti kita tahu dua model satu platform itu cuma punya pilihan mesin 1NZ-FE 1.5L.

Edisi terbaru Vios di Indonesia memang sudah dipastikan ganti mesin seperti di Thailand, kapasitasnya sama 1.5L hanya saja kini berkode NR serupa Sienta.

Mesin lebih kecil pada Vios dan Yaris tujuannya bikin irit, namun bisa saja dianggap tidak logis karena tenaganya lebih rendah.

Satu hal yang perlu diingat bahan aluminium bisa memangkas bobot mesin sampai 80 - 90 kg. Diet seperti itu memengaruhi efisiensi bahan bakar.

Selain itu, mengingat LCE adalah program pemerintah yang merujuk pada teknologi alternatif sebagai diferensiasi dari LCGC. Bisa jadi mesin 1.3L itu akan ditemani teknologi baru.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas