Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Ketahui Cara Cuci Mesin Mobil yang Aman Biar Terhindar Kerusakan

Salah satu area dari mobil yang paling jarang dibersihkan oleh pemiliknya adalah bagian ruang mesin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Ketahui Cara Cuci Mesin Mobil yang Aman Biar Terhindar Kerusakan
GridOto
Cara mencuci mesin mobil 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu area dari mobil yang paling jarang dibersihkan oleh pemiliknya adalah bagian ruang mesin.

Padahal, jika ruang mesin dibersihkan, maka komponen di mesinbisa terjaga kondisinya.

Namun, tidak bisa sembarangan saat mencuci ruang mesin.

Ada yang mesti Anda lakukan, agar terhindar dari korsleting, atau bahkan kerusakan pada komponen elektrikal.

“Untuk membersihkan ruang mesin biasanya menggunakan degreaser,” tutur Andre Pemilik Auto Bling, Premium Car Wash & Detailling di Jl. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Andre menegaskan, sebelum mencuci ruang mesin, sebaiknya cari tahu dahulu dimana letak komponen elektrikal.

“Posisi ECU, sekring-sekring, dan komponen yang berhubungan dengan elektrikal, itu sebaiknya ditutupi dengan plastik, jadi usahakan bagian tersebut tidak terkena air,” jelas Andre.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Polres Jakarta Pusat Tidak Proses Hukum Pasutri Diduga Terlantarkan Bayi 11 Bulan

Kemudian setelah komponen elektrikal dipastikan aman, siapkan water spray.

“Jadi semprot dengan air biasa pada bagian yang ingin dibersihkan, kecuali bagian yang sudah di-cover tadi,” ujar Andre.

Setelah, disemprot dengan air, kemudian gunakan degreaser.

“Semprot dengan degreaser, sembari sikat, bisa pakai sikat gigi atau engine brush,” papar Andre.

Setelah aplikasi degreaser, semprot kembali area tersebut dengan air.

Setelah degreaser bersih, lalu disemprot dengan kompresor angin, agar air sisa pencucian turun ke bawah.

Menurut Andre, sebaiknya jangan didiamkan terlalu lama, karena bisa menimbulkan kerak.

“Setelah di-blow dengan angin, diamkan selama 2-3 jam, jangan langsung starter mobil, dikhawatirkan bisa terjadi korsleting,” kata Andre lagi.

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas