Tindakan yang Wajib Dilakukan Pengendara Jika Salah Isi Bahan Bakar di SPBU
Kesalahan dalam pengisian bahan bakar di SPBU memang jarang terjadi. Tapi jika terjadi, ini tindakan yang harus dilakukan
Editor: Gagah Radhitya Widiaseno
TRIBUNNEWS.COM - Kejadian salah mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memang jarang terjadi.
Tapi hal tersebut bisa saja terjadi juga.
Dari sekian banyak kesalahan fatal dalam pengoperasional mobil, hal ini termasuk paling berbahaya.
Lantas bagaimana jika kejadian itu terjadi, apa yang harus dilakukan?
Baca: BBM 1 Harga, 2 SPBU di NTT dan 5 SPBU di NTB Diresmikan
Menanggapi hal ini, Manager Communication External PT. Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita pun angkat bicara.
"Sebenarnya cukup mudah, penggunaan bahan bakar itu bisa dilihat dari spek buku panduannya, kalau dalam informasi itu mintanya gasoline atau bensin namun di isi dengan solar sudah jelas sangat salah," ungkap Arya.
Bahkan ia mengaku jika salah mendapat suplai BBM, cepat atau lambat mesin bensin bakal rusak.
Pertama yang penting diketahui, kandungan BBM bensin dan solar berbeda.
Mesin diesel selain menjadi tenaga untuk kendaraan itu sendiri, juga bertindak sebagai pelumas mesin itu sendiri.
Sedangkan bensin tak memiliki kemampuan untuk hal itu.
Begitu pula titik nyalanya, bensin lebih rendah ketimbang solar.
Untuk itu, jika sempat kejadian salah isi, lebih baik mesin jangan di-starter agar tidak ada BBM diesel yang mengalir ke sistem pembakaran.
Setelah itu tangki bahan bakar harus dikuras hingga bersih.
"Tentu itu akan merusak bagian mesin. Jadi biasanya langsung segera dikuras," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Salah Isi Bahan Bakar? Ini yang Perlu Dilakukan Pengendara
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.