Tribun Otomotif

Lebih Mudah di Daur Ulang, Kemenperin Sarankan Kendaraan Listrik Pakai Baterai Nikel Kobalt

Demi mewujudkan pengurangan emisi karbon di Indonesia, baterai lithium untuk kendaraan listrik akan digantikan bateri nikel kobalt yang eco-green.

Editor: Ilham F Maulana
zoom-in Lebih Mudah di Daur Ulang, Kemenperin Sarankan Kendaraan Listrik Pakai Baterai Nikel Kobalt
otomotif.kompas.com
Ilustrasi komponen bagian dalam mobil listrik 

TRIBUNNEWS.COM- Demi mewujudkan pengurangan emisi karbon di Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berusaha mengembangkan kendaraan listrik di nusantara.

Sesuai dengan road map industri otomotif yang digalakkan pemerintah beberapa waktu lalu, Kemenperin mencoba mendorong para produsen otomotif Indonesia agar memulai pengembangan kendaraan yang biasa disebut Electric Vehicle (EV) ini.

Belakangan, Kemenperin menggandeng sejumlah pelaku industri untuk mulai mengembangkan baterai nikel kobalt sebagai sumber energi untuk kendaraan.

Dengan alasan baterai nikel kobalt lebih mudah didaur ulang dibandingkan baterai lithium yang biasa dipakai sekarang ini.

Kalau kamu belum tahu namanya, mending baca di GridOto.com aja bro! Simpel kok, tinggal klik link di bio GridOto, dijamin tambah pinter! #mobilmatik #transmisimatik #matik #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

"Bagaimana kita mendaur ulang, karena kalau (menggunakan) lithium juga saya sudah bicarakan dengan pabrikan otomotif, mereka masih ada rintangan untuk (proses) daur ulang itu," ucap Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Harjanto di Bali beberapa waktu lalu.

"Tapi kalau Nikel, saya rasa bisa di-recycle dengan lebih baik," kata Harjanto.

Langkah ini dilakukan agar masalah limbah industri otomotif di Indonesia bisa teratasi, baik yang berupa limbah pembakaran (emisi gas buang), maupun limbah baterai.

"Karena kita gak mau menyelesaikan masalah emisi, tapi kita menciptakan waste di tempat lain yang berupa baterai kendaraan listrik. Ini juga yang harus kita selesaikan," kata Harjanto.

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul "Kemenperin Ingin Kendaraan Listrik Pakai Baterai Berbahan Nikel Kobalt"

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas