Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mobil Pintar Ini Bisa Jadi Penolong Saat di Rumah Mati Listrik

Ada beberapa cara agar listrik bisa terpasok ke rumah selain menggunakan genset saat listrik mati.

Mobil Pintar Ini Bisa Jadi Penolong Saat di Rumah Mati Listrik
Tribunnews/Dea Duta Aulia
Pengisian daya listrik di Mitsubishi Outlander PHEV saat dipamerkan di GIIAS 2019, ICE BSD, Tanggerang, Kamis (18/7). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hampir sebagian besar warga Jabodetabek mengalami mati listrik, Minggu (4/8/2019), sejak siang tadi sampai sekitar pukul 21.00, listrik sudah kembali menyala.

Pada kondisi seperti itu, supaya aktifitas tak terganggu, umumnya orang Indonesia menggunakan generator set (genset) yang bisa menghasilkan suatu tenaga listrik dengan besaran tertentu.

Kini ada beberapa cara agar listrik bisa terpasok selain menggunakan genset saat mati listrik.

Satu diantaranya adalah mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle ( PHEV), seperti Mitsubishi Outlander PHEV.

Mobil yang resmi diperkenalkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ini tak hanya dapat berfungsi sebagai kendaraan angkut yang rendah emisi saja, tapi juga dapat dijadikan cadangan listrik sebagaimana genset maupun powerbank untuk telepon genggam.

Penampang powertrain dan modul baterai di Outlander PHEV saat dipamerkan di booth Mitsubishi Motors di GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019).
Penampang powertrain dan modul baterai di Outlander PHEV saat dipamerkan di booth Mitsubishi Motors di GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019). (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

"Memang bisa. Pada saat kondisi baterai penuh, mobil PHEV bisa dijadikan sumber tenaga seperti powerbank. Hanya saja ada batasan daya listrik yang bisa dialirkan yakni 1.500 watt," ujar Irwansyah Siregar, Head of Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di GIIAS 2019, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Caranya mudah, lanjut Irwansyah. Hanya tinggal membuka bagasi dan colok peralatan rumah tangga yang membutuhkan listrik. Colokan berada di bagasi mobil. "Outlet port-nya ada di bagasi, tinggal colok saja.

Tidak perlu pakai alat konverter lagi. Pengambilan dayanya akan langsung dari baterai lithium-ion," kata Irwansyah.

Mitsubishi Outlander PHEV saat dipamerkan di booth Mitsubishi Motors di GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019).
Mitsubishi Outlander PHEV saat dipamerkan di booth Mitsubishi Motors di GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019). (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

"Mobil tidak harus menyala, tapi pastikan bahwa baterai sudah on," lanjutnya.

Berdasarkan batasan daya listrik mobil yakni 1.500 watt, pengguna bisa menghidupkan kulkas, lampu, kipas angin, mengisi daya handphone, dan sebagainya. Baiknya, penggunaan dilakukan secara bergantian (ada batasan daya).

Baca: Pilihan MPV Berharga Murah di Jawa Barat

Baterai Outlander PHEV memiliki kapasitas 13,8 kWh dengan daya output maksimum 1.500 watt.

Rata-rata, daya yang dibutuhkan untuk menghidupkan satu lampu adalah 36 watt, setrika 300 watt, AC 375 watt, kulkas sekitar 300 sampai 400 watt.

Ketika semua tercolok (asumsi maksimum 1.400 watt), semua peralatan itu bisa menyala hingga sembilan jam lebih. Namun bila BBM mobil masih penuh, Outlander PHEV dapat menjadi cadangan listrik sampai satu hari (20 jam lebih).

"Sistemnya itu, baterai akan terus berkerja sampai tersisa 20 persen. Saat di kondisi tersebut, mesin otomatis akan menyala dan bensin akan mengisi baterai. Begitu terus sampai baterai dan bensin habis," kata Irwansyah.

Penulis : Ruly Kurniawan
Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul Ini Mobil Penyelamat saat Mati Listrik, Bisa Jadi Genset

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas