Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bluebird Ujicoba 25 Unit Taksi Listrik di Bandara Soekarno-Hatta

Pengadaan taksi listrik ini baru tersedia 25 unit di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Bluebird Ujicoba 25 Unit Taksi Listrik di Bandara Soekarno-Hatta
dok Angkasa Pura II
Taksi listrik Bluebird. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Blue Bird melakukan ujicoba operasional taksi listrik untuk penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.

Direktur Utama Bluebird, Noni Purnomo mengatakan, pengadaan taksi listrik ini baru tersedia 25 unit di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Ini kan pilot project. Nanti setelah pilot selesai kita akan ekspansi ke bandara lain yang undang kita untuk layanan ini" ujar Noni Purnomo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat mencoba taksi listrik tersebut selepas kunjungannya ke Airnav Indonesia di kompleks Bandara Soekarno Hatta, Minggu (8/9/2019)

Dia mengatakan, tidak ada kekurangan apapun saat menumpang mobil listrik Bluebird ini.

"Tidak ada noise dan saya tadi sengaja kecepatannya sampai 100 km per jam. Itu stabil sekali, sangat convenient. Tidak bersuara dan kecepatannya tinggi," ujarnya.

Baca: Nissan Ajak Media Mencoba Sensasi Mengemudi Nissan Leaf dan Note ePower

Kementrian Perhubungan rencananya juga akan melakukan pengadaan 100 unit mobil listrik di tahun 2019 untuk para pejabat di kementerian dan akan menjadi pilot project untuk kementerian lain.

"Kita harapkan ada proses pembelajaran, ada proses diskusi di antara stakeholder sehingga kegiatan industri mobil listrik. Pengoperasian mobil listrik menjadi suatu usaha yang maksimal karena, satu pasti kita ingin Jakarta lebih bersih"

Menhub menilai, walaupun kemunculan taksi listrik masih uji coba, tetap harus ada dukungan dan perhatian dari pemerintah.

"Ini kan finery. Satu uji coba. Uji coba ini harus didukung. Jadi kita harus memberikan insentif. Salah satunya untuk refinery bisa saja kita menggratiskan untuk sekian mobil, kita charge (gratis), apalagi untuk angkutan umum" ujarnya.

"Menurut cerita, banyak yang ngevlog. Jadi yang saya bangga banyak masyarakat Indonesia ada suatu visi tentang eco friendly. Jadi kalau dia terlibat (di kampanye) eco-friendly, bisa bangga" ujar Menhub.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas