Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Impresi Menteri Budi Tumpangi Taksi Listrik ke Bandara Soekarno-Hatta

Mentri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mencoba taksi listrik selepas kunjungannya ke Airnav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta

Impresi Menteri Budi Tumpangi Taksi Listrik ke Bandara Soekarno-Hatta
Tribunnews.com/ Ria Anatasia
Menhub Budi Karya Sumadi berbincang sambil makan ketoprak dengan manajemen serta pengemudi taksi listrik Bluebird di Jakarta, Minggu (8/9/2019). 

Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Mentri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mencoba taksi listrik selepas kunjungannya ke Airnav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta, Minggu (8/9/2019)

Menhub merasa percaya diri dengan kemunculan mobil listrik di Indonesia. Menurutnya tidak ada kekurangan apapun saat menumpang mobil listrik garapan bluebird hari ini.

"Tidak ada noisy dan saya tadi sengaja kecepatan tingkatnya sampai 100 km per jam. Itu stabil sekali sangat convenient. Tidak bersuara dan kecepatannya tinggi" ujarnya

Kemunculan taksi listrik ini merupakan sebuah uji coba. Dirut Bluebird, Noni Purnomo mengatakan, pengadaan taksi listrik ini baru tersedia 25 item di bandara Soekarno Hatta.

"Ini kan pilot project. Nanti setelah pilot selesai kita akan ekspansi ke bandara lain yang undang kita untuk layanan ini" ujar Noni

Baca: Ini Syarat Mobil Listrik Modifikasi Bisa Lalu Lalang di Jalan Raya

Kementerian Perhubungan direncanakan akan melakukan penggadaan 100 mobil listrik di tahun 2019 untuk para pejabat di kementrian. Kementrian perhubungan akan menjadi contoh.

"Kita harapkan ada proses pembelajaran ada proses diskusi di antara stakeholder sehingga kegiatan industri mobil listrik, pengoperasian mobil listrik menjadi suatu usaha yg maksimal karena, satu pasti kita ingin Jakarta lebih bersih"

Menhub menilai, walaupun kemunculan taksi listrik ini merupakan salah satu uji coba, harus ada dukungan dan perhatian dari pemerintah.

"Jadi gini, ini kan finery. Satu uji coba. Uji coba ini harus didukung. Jadi kita harus memberikan insentif. Salah satunya untuk refinery bisa saja kita menggratiskan untuk sekian mobil, kita charge (gratis), apalagi untuk angkutan umum" ujarnya

Kehadiran taksi listrik menjadi fenomena tersendiri dikalangan milenial. Kesaksian para driver, naik taksi listrik menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi mereka sama seperti naik mercy.

"Menurut cerita banyak yang ngevlog. Jadi yang saya bangga banyak masyarakat Indonesia ada suatu visi tentang eco friendly. Jadi kalau dia terlibat eco-friendly bisa bangga" ujar Menhub

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas