Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Mitsubishi Belum Bersikap Soal Kebijakan DP Nol Persen Kendaraan Listrik

DP nol persen akan mulai diberlakukan pada 1 Oktober 2020, untuk setiap pemberian kredit Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Mitsubishi Belum Bersikap Soal Kebijakan DP Nol Persen Kendaraan Listrik
Tribunnews/Dea Duta Aulia
Demo pengisian daya listrik di mobil Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019, ICE BSD, Tanggerang, Kamis (18/7/2020). (Tribunnews/Dea Duta Aulia) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertengahan Agustus 2020 lalu Bank Indonesia mengumumkan kebijakan merelaksasi uang muka atau Down Payment (DP) untuk kendaraan listrik menjadi nol persen.

DP nol persen untuk kendaraan listrik akan mulai diberlakukan pada 1 Oktober 2020, untuk setiap pemberian kredit Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB).

Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyambut baik hal tersebut.

Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro bahwa pihaknya masih terus mempelajari mengenai aturan tersebut.

Baca: Soal DP Nol Persen untuk Kendaraan Listrik, Ini Tanggapan Toyota

"Hingga saat ini kami belum mendapatkan informasi detail mengenai kebijakan Bank Indonesia tersebut. Namun kami akan memonitor dan mempelajari hal ini lebih lanjut," tutur Irwan kepada Tribunnews, Rabu (9/9/2020).

Mitsubishi Indonesia sendiri sudah mulai memasarkan kendaraan berbasis listrik yakni Outlander PHEV.

Baca: Masih Ada Nih, Kesempatan Terakhir Bawa Pulang SUV Glory 560 dengan DP Nol Persen

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya Mitsubishi yang masih mempelajari lebih lanjut mengenai aturan tersebut, merek kendaraan lain seperti Toyota juga melakukan hal yang sama.

"Tentu arahan pemerintah mengenai elektrifikasi harus didukung, termasuk dengan adanya tambahan kebijakan BI ini. Mengenai impak positif ke market mobil elektrifikasi, kami masih mempelajari," jelas Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy beberapa waktu lalu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas