Tribun Otomotif

Ini Cara Mengatasi Ketika Mobil Anda Terendam Banjir, Jangan Paksa untuk Distarter

Bagi pemilik kendaraan, banjir yang terjadi tentu akan membuat khawatir. Terlebih bisa merusak komponen mobil yang terendam.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Muhammad Zulfikar
Ini Cara Mengatasi Ketika Mobil Anda Terendam Banjir, Jangan Paksa untuk Distarter
WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ini Cara Mengatasi Ketika Mobil Anda Terendam Banjir, Jangan Paksa untuk Distarter 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musim hujan tahun ini yang disertai siklon tropis Paddy akan menyebabkan Indonesia menerima potensi hujan sedang dan lebat di berbagai daerah.

Potensi hujan lebat ini tak jarang juga akan menyebabkan banjir di beberapa daerah, terutama wilayah yang tidak memiliki sistem drainase yang baik.

Bagi pemilik kendaraan, banjir yang terjadi tentu akan membuat khawatir. Terlebih bisa merusak komponen mobil yang terendam.

Namun, bagi pemilik kendaraan yang memiliki asuransi, tentunya tidak akan khawatir dengan hal ini.  

Head of Communication and Customer Service Management Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto, mengatakan kalau sudah punya asuransi yang sudah ada jaminan banjirnya, pemilik kendaraan tidak perlu khawatir.

"Kalau sudah banjir, yaudah pasrah saja. Daripada kamu menerobos, nanti yang ada bahaya buat kamu sendiri. Kalau mobil terendam, ya kamu tinggal telfon ke APM (Agen Pemegang Merek) saja, atau bawa ke bengkel. Jadi jangan dihidupkan, nanti yang ada rusak, kalau konslet malah kena semua, nanti malah rusak semua. Sudah diemin saja, karena kalau nanti dihidupkan malah konslet kemana-mana, malah lebih susah benerinnya," tutur Iwan kepada Tribunnews, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Nissan Dikabarkan Bakal Luncurkan 23 Mobil Listrik hingga 2030

Lebih lanjut, Iwan menyebut bahwa saat klaim asuransi di Asuransi Astra tidak ribet. Cukup telpon dan tim akan segera mengurus.

"Kalau mau claim, telpon saja nggak ada masalah, tapi itu pastikan asuransinya dia punya perluasan untuk banjir. Kalau nggak ada, nggak bisa klaim. Untuk bisa klaim asuransi ini harus punya itu, perluasan untuk banjir," jelas Iwan.

Jika si pemilik kendaraan tidak memperluas asuransinya, dipastikan asuransinya tidak dapat melindungi mobil dari banjir.

"Itu kan jaminan, kayak kejatuhan pohon. Kejatuhan pohonnya kenapa, kalau kena angin topan kamu harus punya jaminan perluasan itu dulu," imbuhnya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas