Tribun Otomotif

Truk Isuzu Elf NMR Bermesin Euro 4 Diklaim 12 Persen Lebih Irit Solar Ketimbang Versi Euro 2

Konsumsi bahan bakar Isuzu Elf NMR Euro 4 diklaim10-12 perrsen lebih irit dari mesin Isuzu Elf versi Euro 2.

Penulis: Choirul Arifin
zoom-in Truk Isuzu Elf NMR Bermesin Euro 4 Diklaim 12 Persen Lebih Irit Solar Ketimbang Versi Euro 2
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Armada truk paket menggunakan Isuzu Elf NMR terparkir di gudang Shopee di kawasan Palmerah Barat, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isuzu menjawab kekhawatiran customer tentang perubahan teknologi mesin Euro 2 yang akan segera ditinggalkan karena sudah tidak lagi diproduksi dan digantikan ke mesin berteknologi Euro 4 di line up kendaraan diesel Isuzu seperti di segmen truk ringan Isuzu Elf.

"Kami telah lakukan penguijian terhadap performa mesin di truk Isuzu Elf Euro 4 kami dengan power yang lebih besar ini, konsumsi bahan bakarnya 10-12 perrsen lebih irit dari mesin Isuzu Elf Euro 2 (model lama)," kata Attias Asril, Marketing Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia di acara diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif lewat virtual, Rabu (2/2/2022).

Karenanya, Attias Asril meyakinkan konsumen Isuzu tidak perlu khawatir bahwa truk Isuzu Elf NMR yang berteknologi Euro 4 akan lebih boros dari model pendahulunya. 

"Jadi dont worlly dengan biaya operasiinal. Biaya bahan bakar yang memegang porsi biaya operasional paling besar, ternyata tetap irit (di truk Isuzu Elf NMR)," bebernya.

Untuk semua kendaraan Isuzu dengan spesifikasi Euro 4 yang akan mulai diproduksi di Indonesia mulai 7 April 2022 mendatang, pihaknya tetap merekomendasikan kepada pemilik armada agar menggunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin Euro 4.

Isuzu Elf NMR HD 5.8
Isuzu Elf NMR HD 5.8 (dok. IAMI)

"Karena emisi standar Euro 4 akan dicapai jika memakai bahan bakar dengan spesifikasi Euro 4," Attias Asril memberikan alasan.

"Dengan DNA mesin kendaraan Isuzu selama ini yang yang irit bahan bakar, rasanya penggunaan mesin Euro 4 pun tetap akan kompetitif," imbuhnya.

Pasarkan Giga Commonrail Sejak 2011

Dia membeberkan, Isuzu sudah mengedukasi pasar tentang teknologi mesin commonrail ke konsumennya di Indonesia sejak 2011 melalui peluncuran truk medium duty Isuzu Giga. Versi mesin ini masih berteknologi Euro 2.

Baca juga: Isuzu Traga Incar Kuasai 35 Persen Pasar Medium Pick Up di 2022, Elf 25 Persen

"Kami sejak 2011 sudah menggunakan mesin commonrail khususnya di Isuzu Giga. Implikasinya apa? Selama 10 tahun mesin commonrail di Isuzu sudah ada di Indonesia dan menggunakan bahan bakar yang ada di Indonesia pula, dan selama 10 tahun ini hampir tidak ada masalah," ungkapnya.

Baca juga: Isuzu Kuasai 24,3 Persen Pangsa Pasar Kendaraan Niaga di 2021, Traga dan Elf Jadi Kontributor Utama 

Dia menambahkan, dari sisi manpower, mekanik Isuzu sangat berpengalaman menjaga dan merawat mesin commonrail. "Jadi bagi Isuzu, mesin commonrail bukan hal baru," kata dia.

Dia menekankan, selama 10 tahun dipasarkan, truk Isuzu Giga dengan mesin commonrail, konsumsi BBM-nya begitu irit. "Pengalaman 10 tahun ini menunjukkan Isuzu sangat siap memasuki era Euro 4," ungkap Attias Asril.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas