Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Voxy Versi Terbaru Mengaspal, Toyota Pastikan Alphard Masih Tetap Dijual

Boxy MPV Toyota All New Voxy meluncur dengan tampilan lebih premium, futuristik dan dilengkapi berbagai fitur keamanan terkini Toyota Safety Sense 3.0

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lita Febriani
zoom-in Voxy Versi Terbaru Mengaspal, Toyota Pastikan Alphard Masih Tetap Dijual
Toyota
PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis All New Voxy 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Boxy MPV Toyota All New Voxy meluncur dengan tampilan lebih premium, futuristik dan dilengkapi berbagai fitur keamanan terkini Toyota Safety Sense 3.0.

Meski desainnya mendapat upgrade yang super mewah, PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan pasar Voxy tidak akan mencaplok market dari Alphard.

TAM juga memastikan bahwa pihaknya tetap akan menawarkan Toyota Alphard kepada konsumen Tanah Air.

Baca juga: Ini Alasan Toyota All New Voxy Pakai Mesin Baru dan Toyota Safety Sense 3.0

"Mengenai Alphard tidak usah khawatir, Alphard masih kita jual. Hanya sedikit gangguan produksi karena ada beberapa kali production issue di Jepang, mengenai pengurangan produksi sejak akhir tahun lalu mungkin hingga awal tahun ini," jelas Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, saat peluncuran All New Voxy, Kamis (17/2/2022).

TAM berharap gangguan produksi akan segera teratasi dalam beberapa bulan ke depan, sehingga distribusi ke pelanggan semakin lancar.

"Mudah-mudahan tidak lama lagi ini mulai recover, tepatnya mulai bulan Februari, Maret, April ke depan produksi dari Alphard akan semakin meningkat untuk mengurangi juga waiting time," tutur Anton.

Baca juga: Toyota Rilis All New Voxy, Dibanderol Rp 558,2 Juta

Toyota mengakui bahwa untuk Januari pihaknya tidak mengimpor Alphard dari Jepang, sebab konsumen tidak ingin mendapatkan unit dengan Vehicle Identification Number (VIN) tahun lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk Januari memang impor CBU kita tidak melakukan, karena memang produksi di bulan Desember itu berarti untuk VIN code lama, kita tidak mengambil. Customer menginginkan VIN code baru, jadi kebanyakan mulai diproduksi di bulan Januari dan sampainya saat Februari dan seterusnya," jelas Anton.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas