Tribun Otomotif

Dianggap Terlalu Mahal, Toyota Hentikan Penjualan Crossover C-HR di Kanada

Dalam enam bulan pertama tahun 2022, pembuat mobil itu hanya menjual sebanyak 1.144 unit crossover C-HR di Amerika Serikat.

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dianggap Terlalu Mahal, Toyota Hentikan Penjualan Crossover C-HR di Kanada
Carusermagz.com
Crossover C-HR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, OTTAWA – Toyota berencana untuk menghentikan penjualan C-HR di Kanada untuk model 2023.

Dalam video yang disiarkan melalui saluran YouTube Toyota World, pembuat mobil itu mengatakan bahwa penjualan crossover C-HR akan segera dihentikan untuk seluruh dealer di Kanada.

Namun, pihak Toyota tidak memberikan keterangan pasti mengapa pihaknya menghentikan penjualan C-HR di Kanada.

Dilansir dari Carscoops, Jumat (16/9/2022) C-HR adalah salah satu kendaraan Toyota yang kurang populer di Amerika Utara.

Dalam enam bulan pertama tahun 2022, pembuat mobil itu hanya menjual sebanyak 1.144 unit crossover C-HR di Amerika Serikat.

Pada periode yang sama, Toyota telah menjual sebanyak 33.200 unit RAV4, 15.970 unit Highlander, 4.646 unit Corolla Cross, dan 2.546 unit Venza.

Baca juga: Toyota Siap Luncurkan Kendaraan Berbahan Bakar Fleksibel di India pada Akhir Bulan Ini

Selain itu, Toyota juga mencatatkan penjualan sebanyak 19.716 unit Corolla, 23.192 unit Camry, dan 1.950 unit Prius.

Di pasar Kanada, Toyota membanderol crossover C-HR dengan harga 24.350 dolar Kanada. Harga ini jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan Corolla yang dijual seharga 19.450 dolar Kanada, sedangkan untuk Corolla Hatch dibanderol sekitar 21.450 dolar Kanada.

Berdasarkan harga di atas, Toyota kemungkinan memilih menghentikan penjualan crossover C-HR karena dianggap terlalu mahal untuk pasar Kanada dan tidak layak dipertahankan dalam jajaran kendaraannya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas