Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Cara Mendeteksi CVT Motor Matic Bermasalah, Cek Putaran Roda Saat Langsam

Jika ban belakang berputar kencang saat langsam atau idle menandakan adanya masalah pada CVT motor matic.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Cara Mendeteksi CVT Motor Matic Bermasalah, Cek Putaran Roda Saat Langsam
dok. Kompas
Jika roda belakang berputar kencang saat motor matic sedang langsam atau idle, itu menandakan komponen CVT sedang bermasalah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CVT merupakan komponen penting pada sepeda motor matic. Karena itu, perawatan berkala perlu dilakukan agar performa motor matic tetap prima.

Namun ada cara mudah untuk mendeteksi kondisi CVT motor matic apakah masih dalam kondisi sehat ataukah sedang bermasalah.

Caranya, cek putaran ban roda belakang saaat motor sedang langsam atau idle.

Jika ban belakang berputar kencang saat langsam atau idle menandakan adanya masalah pada CVT motor matic.

"Ban belakang motor matic berputar kencang bisa jadi disebabkan oleh mur pulley belakang yang kurang kencang," ujar Zenal, kepala mekanik di bengkel spesialis motor matic, Rafi Matic, di Gang H.Ganeng, Jalan Pitara Raya, Depok, Jawa Barat.

Saat mesin langsam sebenarnya pulley depan dan belakang sudah bergerak. Tapi, karena kampas ganda belum menempel pada mangkok atau rumah kampas ganda, ban belakang jadi belum berputar.

"Namun kasusnya jika mur pulley belakang kurang kencang atau kendur sedikit saja, membuat rumah kampas ikut berputar," jelas Zenal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hal itu membuat ban belakang berputar kencang padahal kondisi mesin masih langsam," ungkap Zenal.

Baca juga: Tips Sepeda Motor Irit, Pengguna Matic Cek Bagian Ini

Selain mur pulley, kondisi per sentrifugal yang lemah juga punya andil dalam membuat bang belakang motor matic berputar kencang saat langsam.

"Ban belakang motor matic berputar kencang saat langsam juga bisa disebabkan oleh per sentrifugal yang sudah lemah," jelas Zenal.

Jika per sentrifugal sudah lemah, per sentrifugal tidak mampu lagi menahan kampas ganda menempel dengan mangkok ketika mesin idle.

Baca juga: Hati-hati Beli Motor Matic Bekas Tabrakan, Begini Cara Deteksinya Tanpa Perlu Bongkar Bodi

"Efeknya, kampas ganda jadi lebih mudah terbuka dan menempel ke mangkok kampas ganda sebelum waktunya," kata Zenal.

"Bisa juga disebabkan dudukan per sentrifugal yang sudah gompal," ujar Zenal.

Sumber: Gridoto
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas