Sokonindo Dorong Akselerasi EV Lewat Zero Emission Fund Senilai Rp200 Miliar
PT Sokonindo Automobile meluncurkan kampanye Zero Emission Fund senilai Rp200 miliar di Indonesia.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Sokonindo Automobile, produsen kendaraan listrik (EV) Seres dan DFSK mendorong transisi menuju mobilitas berkelanjutan dengan meluncurkan kampanye Zero Emission Fund senilai Rp200 miliar.
Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia dalam beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengatakan, senang telah bisa berkontribusi perusahaan dalam akselerasi adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Model kendaraan EV kami, baik untuk penggunaan komersial ringan maupun kendaraan penumpang, telah diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ujar Cing Hok Rifin di Jakarta, Selasa (24/3/2025) malam.
Sebagai bagian dari kampanye ini, PT Sokonindo Automobile menawarkan subsidi sebesar Rp51 juta bagi konsumen yang melakukan trade-in kendaraan konvensional mereka untuk membeli model kendaraan listrik Gelora E dan SERES E1.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dengan memberikan insentif finansial yang signifikan.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi lebih banyak konsumen untuk merasakan manfaat kendaraan listrik, baik dari sisi efisiensi bahan bakar, pengurangan emisi, maupun biaya perawatan yang lebih rendah. Langkah ini akan mempercepat peralihan ke mobilitas yang lebih berkelanjutan,” kata Cing Hok Rifin.
Kampanye ini mencerminkan komitmen PT Sokonindo Automobile untuk tidak hanya menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan, tetapi juga untuk memastikan bahwa kendaraan listrik dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.
Rencana Ekspansi dan Infrastruktur Pengisian Daya
Sokonindo juga menyiapkan rencana ekspansi yang lebih luas, mencakup pembangunan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di seluruh Indonesia untuk menjawab tantangan utama dalam adopsi kendaraan listrik, yakni keterbatasan stasiun pengisian daya yang masih terbatas.
“Pembangunan infrastruktur pengisian daya adalah kunci untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Kami berencana untuk memperluas jaringan pengisian daya di berbagai lokasi strategis, sehingga konsumen merasa lebih nyaman dan yakin dalam beralih ke kendaraan listrik,” ujar Rifin.
Baca juga: Daftar SPKLU di Ruas Tol yang Dikelola Astra Infra untuk Dukung Mudik Lebaran 2025
Dengan menggunakan kendaraan listrik, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mencapai tujuan pengurangan emisi karbon yang telah ditetapkan pemerintah.
“Tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sisi edukasi, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memahami pentingnya beralih ke kendaraan listrik untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Cing Hok Rifin.
Baca juga: Sokonindo Automobile dan Voltron Sepakat Bangun Fast Charging Mobil Listrik Bersama
Terkait musim mudik lebaran ini, selama periode 28 Maret hingga 7 April 2025, DFSK menggelar kampanye Siaga Mudik yang memberikan fasilitas layanan emergency service, bengkel siaga 24 jam, hingga service ringan di dealer kurang dari 1 jam.
"Pemilik kendaraan bisa mendapatkan di berbagai dealer seperti: DFSK Pondok Indah, DFSK Pluit, DFSK Bandung Kulon, DFSK Cirebon, DFSK Yogyakarta, DFSK Hajimena Lampung, dan DFSK AR Hakim Surabaya," kata Rifin.