Alasan Wuling Aplikasikan Pintu Geser di Medium MPV Darion
Wuling Motors menyematkan pintu geser atau sliding door pada kendaraan medium MPV yang baru saja diluncurkan di Indonesia, Wuling Darion.
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Wuling Motors menyematkan pintu geser atau sliding door pada kendaraan medium MPV Wuling Darion yang baru saja diluncurkan di Indonesia Rabu kemarin.
- Dengan pintu geser, penumpang bisa mendapatkan akses lebih mudah untuk naik-turun mobil, baik untuk anak-anak maupun orangtua.
- Darion merupakan medium MPV yang bisa mengakomodir 7 penumpang dewasa dalam 3 baris kursi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wuling Motors menyematkan pintu geser atau sliding door pada kendaraan medium MPV yang baru saja diluncurkan di Indonesia, Wuling Darion, Rabu, 5 November 2025 kemarin.
Pada model MPV sebelumnya, yakni Cortez, Wuling masih menyematkan pintu swing.
"Cortez sebelumnya pakai pintu biasa model swing. Sementara, Darion pakai pintu geser kaena ada kebutuhan konsumen yang semakin berkembang. Pintu model swing memang lebih simpel, tapi pintu geser lebih praktis dan bisa untuk (naik turun penumpang) di area sempit," kata Robertus Danang Wiratmoko, Product Communication Manager of Wuling Motors.
Dia mengatakan, saat ini pasar MPV membutuhkan mobil dengan akses pintu geser. "Ini beneran MPV yang bisa menampung keluarga besar. Kami berharap dengan desain ini penumpang bisa mendapatkan akses lebih mudah untuk naik-turun mobil, baik untuk anak-anak maupun orangtua," ujar Danang Wiratmoko.
Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, menambahkan, pintu model sliding door ini disematkan ke Darion berdasarkan hasil riset internal Wuling.
"Ini dari hasil riset kita untuk membantu bagi orangtua untuk keluar-masuk kendaraan. Juga demi memudahkan anak-anak untuk naik turun misalkan saat mengantar ke sekolah."
"Pintu sliding door ini faktor yang esensial untuk kebutuhan MPV keluarga," sebut Christian.
Platform Wonder Flexible Modular System
Danang Wiratmoko menambahkan, MPV Darion merupakan model kendaraan penumpang pertama Wuling yang mengaplikasikan teknologi Wonder Flexible Modular System atau WFMS.
WFMS merupakan platform global terbaru dari Wuling ini dikembangkan untuk mendukung berbagai jenis mesin penggerak.
"Teknologi WFMS merupakan pondasi penting dalam menghadirkan kendaraan yang efisien, bertenaga dan nyaman dikendarai. Penerapannya pada Darion menandai langkah besar Wuling dalam menghadirkan mobilitas masa depan yang berkelanjutan,” beber Danang Wiratmoko.
WFMS memiliki fleksibilitas tinggi untuk bisa diaplikasikan saat Wuling akan menciptakan mobil baru pada berbagai jenis mesin penggerak, termasuk mobil jenis konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE), mobil hybrid, mobil Plug-in Hybrid (PHEV) dan mobil listrik atau EV.
Teknologi WFMS berfokus pada peningkatan jarak tempuh, pengalaman berkendara, pengisian daya cepat, standar keamanan tinggi, dan kualitas yang andal.
Teknologi elektrifikasi di Darion PHEV menerapkan sistem penggerak canggih LING Power yang memadukan beberapa komponen utama dengan teknologi terdepan berupa mesin khusus hybrid dengan efisiensi hingga 43.2 persen.
Motor listrik yang diadaptasi dari teknologi kereta cepat dengan efisiensi yang diklaim mencapai hingga 96.8 persen.
"Darion ini menggunakan platform yang fleksibel sekali yang bisa dipakai untuk membangun produk (mobil) ICE maupun EV. Pada Darion pilihan powertrain ada dua yakni EV dan PHEV. Di kabinnya, kursi baris kedua lebih manusiawi, ini yang kita penuhi di Darion ini," beber Danang Wiratmoko.
Spesifikasi Wuling Darion
Wuling Darion memiliki dimensi 4.910 mm x 1.870 mm x 1.770 mm serta wheelbase 2.910 mm dengan konfigurasi kabin 7-penumpang yang lapang dan ergonomis.
Wuling Darion EV dibekali motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 HP dengan torsi puncak 310 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi Single Reduction.
Sumber energinya berasal dari baterai 69,2 kWh Lithium Iron Phosphate yang mampu menempuh jarak hingga 540 km (CLTC) dengan sistem penggerak Front Wheel Drive.
Untuk varion PHEV menggabungkan mesin bensin 1.490 cc, Naturally Aspirated, Atkinson Cycle, dengan motor listrik bertenaga 145 kW (195 HP) dan torsi 230 Nm.
Mesin konvensionalnya menghasilkan daya 105 HP pada 5.800 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.600–5.000 rpm, yang berpadu dengan sistem transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) untuk memberikan perpindahan tenaga yang halus dan efisien.
Ditenagai baterai 20,5 kWh Lithium Iron Phosphate, Darion PHEV mampu menjelajah hingga 125 km dalam mode listrik murni (CLTC) serta tangki bahan bakar berkapasitas 52 liter dengan mesin penggerak Front Wheel Drive.
Darion dibekali fitur Smart Electric Tailgate dapat dibuka dengan empat cara berbeda yaitu melalui 12.8” control screen, remote key, voice command, dan tailgate switch, memudahkan akses ke bagasi tanpa repot.
Electric Sunroof dapat dioperasikan dengan tiga metode yaitu melalui 12.8 inch control screen, voice command, dan headlining switch.
Autocomfort Sliding Door bisa dibuka dan ditutup dengan lima cara mudah melalui 12.8” control screen, remote key, voice command, headlining switch, dan door switch, memberikan kenyamanan maksimal dalam keluar-masuk kendaraan.
Ruang kabin Darion dirancang dengan konfigurasi 2+2+3 dan jarak antar baris mencapai 230 mm. Kursi baris kedua dapat direbahkan hingga 180° untuk posisi beristirahat yang nyaman.
Tinggi kabin lebih dari 1.200 mm menghadirkan suasana lapang, dengan sandaran baris ketiga mencapai 127° dan panjang dudukan hingga 490 mm dan lebar 1.230 mm yang tetap nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Sistem kendaraan dapat dikontrol melalui layar sentuh 12,8 inci yang menjadi pusat interaksi utama antara pengemudi dan kendaraan.
Menu pengaturan meliputi Lighting, Sound, Control, AC dan Scene. Pada halaman Driving menampilkan Drive Assist, Energy, dan Appcenter.
Sistem ini juga terhubung dengan IoV yang memungkinkan pengguna mengakses status baterai, pengisian daya, hingga mode berkendara secara jarak jauh. Darion ditawarkan dalam dua varian utama, CE dan EX, untuk versi EV maupun PHEV.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.