Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

VinFast Harap Insentif Otomotif Diumumkan Sebelum Lebaran

VinFast tetap melanjutkan strategi jangka panjangnya di Indonesia dengan fokus pada penguatan ekosistem

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in VinFast Harap Insentif Otomotif Diumumkan Sebelum Lebaran
Tribunnews.com/Lita Febriani
INDUSTRI OTOMOTIF - Deputy CEO of Sales and Network Development VinFast Indonesia Davy J. Tuilan dalam Dialog Industri Otomotif Nasional di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (10/2/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 
Ringkasan Berita:
  • Diskusi mengenai insentif pada dasarnya sangat berkaitan dengan strategi harga di pasar
  • Selain insentif, terdapat berbagai aspek lain yang turut menentukan daya saing VinFast di Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berakhirnya sejumlah insentif kendaraan bermotor pada 2025, termasuk insentif impor mobil utuh atau Completely Built Up (CBU), menjadi perhatian pelaku industri otomotif, khususnya merek kendaraan listrik yang tengah memperluas bisnisnya di Indonesia.

Deputy CEO of Sales and Network Development VinFast Indonesia Davy J. Tuilan mengatakan, diskusi mengenai insentif pada dasarnya sangat berkaitan dengan strategi harga di pasar.

Baca juga: Industri Otomotif Masih Tunggu Kepastian Insentif, ICMS Ingatkan Dampak Luas ke Ekonomi

"Diskusi mengenai insentif kalau menurut saya itu lebih bermuara kepada strategi harga. Karena Vinfast lebih bicara ekosistem. Jadi buat kami insentif penting," tutur Davy dalam Dialog Industri Otomotif Nasional di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (10/2/2026).

Selain insentif, terdapat berbagai aspek lain yang turut menentukan daya saing VinFast di Indonesia. Perusahaan asal Vietnam tersebut menempatkan pengembangan ekosistem sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun keunggulan kompetitif di pasar kendaraan listrik nasional.

Davy mengungkap, VinFast masih menantikan kejelasan kebijakan insentif dari pemerintah dan berharap pengumumannya dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Kepastian tersebut dinilai penting untuk memberikan kejelasan bagi pelaku industri maupun konsumen yang akan membeli kendaraan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami dari Vinfast sangat menunggu dan menghargai, supaya insentif itu bisa keluar dan bisa diumumkan, kalau bisa sebelum Lebaran," ucapnya.

Meski demikian, Davy menyebut VinFast tetap melanjutkan strategi jangka panjangnya di Indonesia dengan fokus pada penguatan ekosistem dan perluasan portofolio produk.

Tidak hanya kendaraan roda empat, VinFast juga melihat peluang pada segmen lain di bawah payung bisnis Vingroup.

Baca juga: Zero ODOL Diterapkan di 2027, Kemenperin Sebut Industri Butuh Diberikan Insentif

"Di sisi lain terus terang kami juga fokus kepada ekosistem Vingroup dan juga product line-up bahkan di luar roda empat, termasuk roda dua dan bus," jelas Davy.

Ia menambahkan, insentif pemerintah memang penting dalam mendukung pengembangan bisnis otomotif, khususnya kendaraan listrik, di Tanah Air.

Akan tetapi, VinFast juga menilai keberlanjutan bisnis jangka panjang harus dibangun dari berbagai faktor, termasuk diantaranya adalah ekosistem.

"Government incentive itu penting untuk membangun bisnis di Indonesia, tapi Vinfast dan Vingroup long-term business itu kita bangun berdasarkan banyak faktor terutama produk dan ekosistem," ujar Davy.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas