Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Merasa Jenuh? Ini 4 Alasan Kurang Motivasi dan Cara Mengatasinya

Pasti kita semua pernah atau bahkan sering merasa tidak termotivasi. Kurangnya motivasi bisa jadi adalah gejala umum depresi.

Merasa Jenuh? Ini 4 Alasan Kurang Motivasi dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi membangkitkan motivasi 

Parapuan.co – Pasti kita semua pernah atau bahkan sering merasa tidak termotivasi dalam melakukan sebuah pekerjaan, entah pekerjaan rumah atau kantor. Padahal kekurangan motivasi dapat menyebabkan kita menunda-nunda suatu pekerjaan lho, Kawan Puan. 

Gawatnya lagi semakin kita menunda pekerjaan, semangat dan motivasi biasanya akan berkurang karena melihat pekerjaan yang semakin menggunung. 

Oleh karena itu, meningkatkan motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dapat membantu kamu merasa lebih baik dan produktif, lho. 

Sebelum meningkatkan motivasi, ketahui dulu alasan umum kenapa kita kekurangan motivasi, seperti dilansir Verywellmind

Baca Juga: Anak Bosan di Rumah Selama Pandemi? Ini Ide 6 Kegiatan Seru, Yuk Coba!


Menghindari ketidaknyamanan

Entah kita tidak ingin merasa bosan saat melakukan tugas yang biasa-biasa saja atau kita mencoba menghindari perasaan frustrasi dengan menghindari tantangan yang berat, terkadang kurangnya motivasi berasal dari keinginan untuk menghindari perasaan tidak nyaman.

Selain itu, beberapa faktor di bawah ini juga bisa jadi penyebab mengapa kita kurang motivasi saat mengerjakan sesuatu. 

1. Meragukan diri sendiri

Ketika kita merasa tidak dapat melakukan sesuatu atau yakin tidak dapat mentolerir tekanan terkait dengan tugas tertentu, kemungkinan besar kita akan kesulitan untuk memulai.

Hal ini disebabkan karena kita malas menemukan kesulitan di tengah jalan saat mengerjakan sesuatu. 

2. Terlalu banyak yang dikerjakan

Saat kita memiliki banyak hal atau pekerjaan dalam hidup, kita mungkin akan merasa kewalahan. Dan perasaan ini bisa membangkitkan motivasi kita tapi bisa juga mengurangi motivasi kita. 

Kita biasanya bingung memilih mana hal yang akan dikerjakan dahulu. Pada akhirnya kita akan memilih untuk menghindari pekerjaan tersebut. 

Kembali ke peraturan awal saat kita menghindari pekerjaan, motivasi biasanya makin berkurang. 

3. Kurangnya komitmen untuk suatu tujuan

Menyetujui suatu tugas hanya karena Anda merasa berkewajiban, atau menyatakan resolusi karena tekanan teman, berarti hati Anda tidak ada di dalamnya.

Jika kita mengalaminya, kemungkinan besar tidak akan ada tindakan yang kita ambil. Sebab, kita tidak berkomitmen pada tujuan tadi. 

4. Masalah kesehatan mental

Kurangnya motivasi bisa jadi adalah gejala umum depresi. Hal tersebut juga dapat dikaitkan dengan penyakit mental lainnya, seperti kecemasan.

Jadi, penting untuk mempertimbangkan apakah kesehatan mental kita dapat memengaruhi tingkat motivasi yang kita miliki. Untuk membangkitkan motivasi kita bisa melakukan beberapa hal berikut ini: 

 

Bertindak seolah-olah kita merasa termotivasi

Kita mungkin bisa merasa seolah-olah termotivasi dengan mengubah perilaku kita. Merasa seolah-olah termotivasi dapat mengubah emosi yang kita rasakan. Hal ini sama dengan memberikan pikiran positif kepada otak. 

Baca Juga: Dear Jomblo, Begini Caranya Mendapatkan Hubungan Bermakna di Aplikasi Kencan


Misalnya kita mulai berpikir bahwa olahraga memiliki manfaat yang sangat besar dibanding rebahan seharian. Ketika kita bergerak hal tersebut akan memengaruhi emosi dan menambah motivasi. 

Cobalah dengan berargumen sebaliknya

Saat kita merasa akan gagal, bantah semua alasan mengapa kita mungkin berhasil.

Atau saat kita merasa tidak dapat menyelesaikan pekerjaan, buat daftar semua bukti yang menunjukkan bahwa kita dapat menyelesaikan tugas tersebut. Terkadang ketakutan itu cuma ada di pikiran kita dan tidak sepenuhnya akurat.

Menerapkan Self-compassion

Kita mungkin berpikir keras pada diri sendiri adalah kunci untuk mendapatkan motivasi. Tetapi kritik diri yang keras tidak akan berhasil.

Penelitian menunjukkan bahwa menyayangi diri sendiri sebenarnya jauh lebih memotivasi, terutama saat kita bertemu dengan kesulitan.

Gunakan aturan 10 Menit

Aturan 10 menit dapat membantu kita untuk memulai sesuatu, lho. Setelah mencapai 10 menit mengerjakan sesuatu, tanyakan ke diri sendiri apakah ingin melanjutkan aktivitas atau berhenti.

Biasanya kita justru memilih melanjutkan pekerjaan karena telah menemukan alur dan ketakutan kita enggak terbukti. Selamat mencoba Kawan Puan!

(*)

Baca Juga: Mengenal Self Gaslighting : Perasaanmu Juga Perlu Diakui , Lo!

Ikuti kami di
Sumber: Parapuan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas