Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Masih Tinggi, Ini Penyebab Perkawinan Anak di Indonesia Menurut Alissa Wahid

Kawan Puan, menurut Alissa Wahid ada beberapa penyebab perkawinan anak di Indonesia. Salah satunya: kampanye nikah muda di sosial media.

Masih Tinggi, Ini Penyebab Perkawinan Anak di Indonesia Menurut Alissa Wahid
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-06-09 08:00:17 

Kehamilan pada remaja

Masyarakat Indonesia pada umumnya menganggap kehamilan remaja ini merupakan sebuah aib keluarga.

Maka dari itu, ketika kehamilan pada remaja ini terjadi, orang tua cenderung lebih memilih untuk menikahkan anak mereka.

Pilihan menikahkan anak ini dengan tujuan agar bisa menyelamatkan keluarga dari aib dan menjaga nama baik keluarga.

Baca Juga: IJF EVAC: Perkawinan Anak adalah Bentuk Kekerasan Terhadap Anak

Masalah ekonomi dan cara memandang anak perempuan

Kawan Puan, pandemi tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan.

Namun juga bidang ekonomi, sehingga ada banyak orang harus kehilangan pekerjaan.

Nah menurut Alissa Wahid, pandemi yang menyerang sektor ekonomi ini menjadi penyebab paling besar pada perkawinan anak.

Hal tersebut juga berkaitan dengan soal cara pandang masyarakat terhadap anak perempuan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas