Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Unik! 5 Tradisi Merayakan Hari Raya Idul Adha Ini Cuma Ada di Indonesia

Tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki berbagai tradisi unik untuk merayakan Hari Raya Idul Adha. Dari sekian banyak, berikut lima di antaranya!

Unik! 5 Tradisi Merayakan Hari Raya Idul Adha Ini Cuma Ada di Indonesia
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-07-20 11:00:23 

Parapuan.co - Hari Raya Idul Adha selalu punya cerita dari tiap masyarakat daerah di Indonesia.

Pasalnya, tiap-tiap daerah di Indonesia ini memiliki tradisi unik dan kebiasaan turun temurun untuk merayakan Idul Adha.

Kalau Kawan Puan sendiri, adakah tradisi unik merayakan Idul Adha di lingkungan tempat tinggal atau daerah masing-masing?

Baca Juga: Cek Panduan Salat Idul Adha di Rumah dan Protokol Penyembelihan Hewan Kurban

Wah, kalau tidak ada berarti kamu perlu mengintip tradisi unik di Indonesia untuk merayakan Idul Adha berikut ini.

Simak lima tradisi unik merayakan Idul Adha di berbagai daerah di Indonesia!

1.  Apitan

Melansir dari Kompas.com, tradisi Apitan ini dilangsungkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.

Tradisi unik merayakan Idul Adha yang satu ini berasal dari Kelurahan Sampangan, Semarang, Jawa Tengah, Kawan Puan.

Apitan dilakukan menjelang Idul Adha dengan cara mengarak tumpeng dan hasil bumi di jalan raya.

Di akhir perayaan, masyarakat bakal berlomba untuk mengambil hasil bumi yang diarak.

2. Toron

Toron adalah budaya mudik masyarakat Madura untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha.

Biasanya, mereka akan beramai-ramai pulang kampung ke Madura untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga di rumah.

Sesampainya di kampung halaman, masyarakat Madura akan melakukan silaturahmi ke kerabat dan tetangga.

Bisa dibilang, Toron adalah mudiknya masyarakat Madura.

Baca Juga: Mengungkap Tradisi Mengirim Hampers Lebaran yang Ternyata Sudah Dilakukan Sejak Dulu

3. Mepe Kasur

Masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur punya kebiasaan untuk mepe kasur atau menjemur kasur di Hari Raya Idul Adha.

Mereka percaya bahwa dengan menjemur kasur, hal tersebut bisa menolak bala atau mengusir hal buruk.

Tradisi Mepe Kasur dilakukan di pagi hari dengan cara memukul-mukulnya agar bersih dari debu.

4. Kaul Negeri dan Abda'u

Tradisi merayakan Hari Raya Idul Adha yang satu ini lumayan unik, Kawan Puan.

Pasalnya, para pemuka agama di daerah-daerah di Maluku Tengah akan menggendong kambing yang akan dikurbankan sebelum dibawa ke panitia kurban.

Para pemuka agama menggendong kambing-kambing ini layaknya seorang bayi, dengan dibalut kain, di pagi hari seusai salat Idul Adha sebelum kurban disembelih.

Selama arak-arakan berlangsung, zikir dan sholawat akan terdengar.

Baca Juga: Rekomendasi Film Tentang Kisah Pengorbanan untuk Menyambut Hari Raya Idul Adha

5. Manten Sapi

Manten Sapi adalah tradisi merayakan Idul Adha yang berasal dari Desa Wates Tani, Kecamatan Granti, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam tradisi ini, hewan kurban yang akan disembelih dirias agar terlihat menarik, diberi kalung bunga tujuh rupa, dan dibalut kain putih layaknya pengantin pernikahan.

Usai dirias, sapi diarak ke masjid oleh ratusan warga untuk diserahkan ke panitia kurban.

Uniknya, para perempuan warga desa akan memeriahkan acara dengan membawa peralatan masak, serta bumbu dapur untuk memasak bersama.

Sungguh unik ya, tradisi untuk merayakan Idul Adha di berbagai daerah di Indonesia! (*)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas