Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Orang Tua Perlu Tahu, Ini Pentingnya Rutin Mengisi Buku KIA untuk Tumbuh Kembang Anak

Kawan Puan, ternyata buku KIA itu penting lo dalam memantau tumbuh kembang anak. Simak penjelasan pakar berikut yuk!

Orang Tua Perlu Tahu, Ini Pentingnya Rutin Mengisi Buku KIA untuk Tumbuh Kembang Anak
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-07-31 02:00:34 

"Untuk itulah, kami melakukan kerja sama dengan berbagai pihak agar edukasi pemanfaatan Buku KIA sesuai sasaran, sehingga orang tua dapat memantau perkembangan anak balita dengan baik," jelasnya.

Baca Juga: Selain Tumbuh Kembang, Ini Khasiat Lain Delima untuk Si Kecil yang Wajib Diketahui

Di mana menurut drg. Kartini, di masa pandemi pelayanan gizi dan kesehatan lebih diprioritaskan kepada kelompok balita dan ibu hamil serta menyusui yang berisiko.

"Pada sasaran berisiko, dilakukan dengan janji temu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pemantauan pertumbuhan di posyandu menyesuaikan dengan kebijakan setempat. Jika posyandu tidak buka, orang tua dianjurkan untuk melakukan pemantauan secara mandiri dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),” tambah drg. Kartini.

Di sisi lain, drg. Kartini juga menjabarkan bahwa situasi Indonesia belum sepenuhnya lepas dari masalah kekurangan gizi anak, khususnya yang berusia di bawah lima tahun (balita).

Kondisi tersebut, tercermin dari prevalensi stunting (pendek) masih sebesar 27,7 persen sampai 2019, meskipun telah turun dari 30,8 persen pada tahun sebelumnya.

Namun tetap saja, angka tersebut mengindikasikan masih ada tiga dari 10 anak balita menderita stunting.

Angka tersebut juga jauh dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni maksimal 20 persen dari jumlah total anak balita dalam satu negara.

Untuk menekan angka balita stunting sebesar 14 persen pada 2024 sesuai yang diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, intervensi percepatan penurunan stunting yang terintegrasi harus terus dioptimalkan.

Baca Juga: Anak Alami Keterlambatan Bicara, Ini Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Halaman
123
Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas