Tribun

Penjelasan Pemerintah Soal Rendahnya Keuntungan SBN Ritel ORI020

ORI020 menawarkan keuntungan yang rendah dibanding SBN Ritel sebelumnya, ini penjelasan resmi pemerintah.

Penjelasan Pemerintah Soal Rendahnya Keuntungan SBN Ritel ORI020
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-10-04 10:01:35 

Deni mengatakan bahwa pemerintah mengikuti pergerakan yield (imbal hasil) SUN (Surat Utang Negara) dengan tenor yang bersesuaian, suku bunga acuan, Lembaga Penjamin Simpanan Rate (LPS Rate), dan tingkat suku bunga deposito bank BUMN yang makin menurun dalam menetapkan besarnya kupon.


“Kami menilai kupon ORI020 ini masih menarik jika dibandingkan instrumen investasi lain karena ORI merupakan instrumen investasi jangka pendek dan paling aman, karena dijamin oleh negara,” kata Deni dilansir Bareksa (30/9/2021).

Meski kupon yang didapat jauh lebih kecil, Deni optimistis ORI020 masih akan mendapat respon positif dari para investor.

Selain itu, ORI020 bersifat likuid, sehingga bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

Hal tersebut adalah daya tarik tambahan yang ditawarkan pemerintah.

Kemudian pemerintah juga telah memangkas pajak kupon obligasi dari sebelumnya 15 persen jadi 10 persen.

Baca juga: Ingin Melanjutkan Kuliah S1? Ini 5 Program Beasiswa Bagi Lulusan SMA

Setelah dipotong pajak, investor masih mengantongi imbalan bersih ORI020 sebesar 4,455 persen.

Meski kupon SBN Ritel seri ini lebih rendah, namun keuntungan kupon ORI020 lebih menarik dibandingkan deposito.

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan 4 seri SBN Ritel di tahun 2021 yakni ORI019, Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR014, Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010 dan SR015.

Kawan Puan bisa membeli SBN Ritel ORI020 di bank, sekuritas aplikasi e-investasi dengan minimum pemesanan Rp1 juta hingga Rp2 miliar.

Apakah Kawan Puan berminat untuk berinvestasi di ORI020? (*)

berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas