Tribun

Sebelum Memelihara, Ketahui Dulu 6 Penyakit pada Anak Anjing Ini

Ketahui lebih dulu 6 penyakit pada anak anjing ini sebelum kamu benar-benar memeliharanya. Hati-hati di antaranya ada yang mematikan.

Sebelum Memelihara, Ketahui Dulu 6 Penyakit pada Anak Anjing Ini
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-10-05 15:00:29 

Parapuan.co - Tampaknya, sebagian besar kita setuju bahwa anak anjing itu tampak lucu dan menggemaskan hingga serasa ingin memeliharanya.

Jika benar Kawan Puan ingin memelihara anak anjing, sebelumnya kamu perlu tahu apa saja penyakit yang dapat menyerang hewan menggemaskan itu.

Tidak hanya itu, calon pemilik anak anjing juga harus tahu cara memantau kesehatannya dan penanganan jika anjing mengalami gejala-gejala tidak sehat.

Bisa begitu karena anak anjing itu sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna, sehingga lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Nah, PARAPUAN telah merangkum beberapa penyakit yang bisa menyerang anak anjing, dilansir dari The Spruce Pets. Yuk, simak!

Baca Juga: Berikut Cara Membangun Bisnis Klinik Hewan agar Sukses untuk Pemula

1. Parvo

Parvovirus yang lebih umum dikenal sebagai parvo paling sering menyerang anjing kecil yang belum divaksinasi atau tidak divaksinasi sepenuhnya.

Perlu diketahui Kawan Puan bahwa parvo juga bisa menjadi penyebab kematian mendadak pada anak anjing.

Gejala parvo termasuk diare berdarah, muntah, lesu, dan kehilangan nafsu makan.

Ini disebabkan oleh virus dan anak anjing yang sakit harus segera diperiksakan ke dokter hewan agar dapat diobati dengan obat yang tepat

Jadi, usahakan anak anjing yang kamu miliki segera divaksinasi untuk menghindari parvo.

2. Muntah

Meski terkesan kondisi umum, tetapi muntah pada anak anjing itu bisa menjadi salah satu tanda penyakit serius.

Jika anak anjing Kawan Puan muntah, maka usahakan hubungi dokter hewan.

Pasalnya penyebab muntah itu sangat bervariasi, mulai dari sakit perut hingga penyumbatan usus, penyakit sistemik dan bisa mengancam nyawa anak anjing.

3. Distemper

Penyakit distemper juga memengaruhi anak anjing dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen.

Gejala distemper yakni diare berwarna kuning, kesulitan bernapas, lemah, tanda-tanda neurologis dan lesu.

Baca Juga: Catat, Ini Cara Membuat Kucing Bahagia dan Tidak Stres selama Pandemi

Anak anjing juga mungkin mengalami kejang atau tampak lebih lemah atau kurang terkoordinasi dari biasanya.

Disebabkan penyakit distemper berakibat fatal, maka segeralah ke dokter hewan agar anak anjing mendapat perawatan yang tepat.

Selain itu, untuk mencegah distemper, sebaiknya anjing menerima vaksinasi.

4. Diare

Diare pada anak anjing juga menjadi salah satu gejala penyakit serius seperti distemper, parvo, cacingan, atau mungkin karena hanya salah makan.

Namun demikian, sebaiknya hubungi dokter saja untuk mengetahui penyebab diare.

Mungkin saja jika anjing bertingkah normal, dokter hewan mungkin menyarankan untuk memberi makan makanan lunak.

Akan tetapi apabila anjing mengalami penurunan energi atau diare tidak membaik dengan cepat, maka yang terbaik adalah diperiksakan sesegera mungkin.

5. Batuk kennel

Batuk kennel ditandai dengan batuk yang berat karena virus canine parainfluenza.

Adapun gejala batuk kennel pada anak anjing yaitu lesu, nafsu makan turun, dan demam.

Penyakit batuk kennel ini sangat menular dan sudah sepatutnya harus segera diobati, karena bisa menyebabkan pneumonia pada anak anjing.

6. Kutu

Kutu membawa penyakit dan tidak nyaman bagi anak anjing, karena mampu menyebabkan anemia pada anjing di infestasi parah.

Hal ini dikarenakan kutu itu menghisap darah dari anak anjing.

Baca Juga: Apakah saat Pemilik WFH justru Membuat Kucing Stres? Ini Kata Dokter Hewan

Biasanya gejala awal anak anjing yang terkena kutu yakni gatal-gatal. Jika tanda ini muncul, cobalah Kawan Puan mengecek bulu anjing kamu.

Jika memang kutu berjumlah banyak, bawalah ke dokter dan tak lupa kamu juga membersihkan lingkungan terutama sumber munculnya kutu.

Itu tadi sederet penyakit pada anak anjing yang perlu kamu ketahui jika ingin memeliharanya. (*)

Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas