Tribun

Catat! Ini Saran Pakar Keuangan untuk Antisipasi Biaya Kecelakaan Mobil

Ketika punya mobil kita perlu melakukan beragam banyak persiapan agar tidak habis biaya. Lalu, bagaimana caranya?

Catat! Ini Saran Pakar Keuangan untuk Antisipasi Biaya Kecelakaan Mobil
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-10-10 19:00:57 

Secara garis besar, asuransi mobil dibedakan dalam dua jenis, pertama adalah total lost only (TLO) yang menanggung kerugian finansial akibat pencurian kendaraan bermotor atau kerusakan parah yang nilainya setara 75% dari harga mobil.

Sementara itu, asuransi mobil all risk akan menanggung segala jenis risiko yang dialami, kecuali jika ada pengecualian yang disepakati.

Bila kamu tinggal di wilayah padat kendaraan, pilihlah all risk karena risiko akan terjadinya kerusakan kecil cukup tinggi.

2. Siapkan dana darurat untuk mobil 

Selain proteksi melalui asuransi kendaraan, kamu juga dapat menyisihkan dana darurat.

Dana darurat ini akan cukup berguna untuk menanggulangi pengeluaran-pengeluaran tak terduga terkait kepemilikan mobil.

Sebut saja seperti pergantian suku cadang penting (ban, aki, dan sebagainya).

Selain itu, dana darurat juga sangat berguna jika kamu melakukan klaim asuransi mobil.

Patut diketahui, asuransi mobilmu tidak akan menanggung 100persen biaya perbaikan yang terjadi karena risiko.

Akan ada biaya bernama Own Risk (OR) yang umumnya sebesar Rp 300.000, yang harus dibayarkan pemilik mobil saat melakukan klaim per kejadian.

Halaman
123
Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas