Belajar dari Cerita Luna Maya, Ini 4 Tips Menghindari Penipuan Kode OTP
Belajar dari pengalaman tak menyenangkan Luna Maya yang tertipu karena memberikan kode OTP, ini 4 tips menghindari penipuan yang bisa dilakukan!
Penulis:
Arintha Widya
Editor:
Aghnia Hilya Nizarisda
Parapuan.co - Baru-baru ini Luna Maya memberikan pengakuan yang cukup mengejutkan warganet melalui kanal YouTube-nya.
Betapa tidak, aktris kelahiran Denpasar, 26 Agustus 1983 ini ternyata baru menjadi korban penipuan oknum yang mengaku berasal dari provider seluler.
Dalam video tersebut pun Luna menceritakan bagaimana dirinya menerima telepon yang mengatasnamakan pihak provider hingga tertipu.
Rupanya, pihak yang mengaku sebagai customer service itu meminta Luna Maya menyebutkan kode OTP yang dikirimkan ke ponselnya.
Dengan modus penukaran poin ke uang tunai, Luna Maya tertipu oknum tersebut dan mengalami kerugian hampir Rp2 juta.
Belajar dari pengalaman Luna Maya, Kawan Puan wajib berhati-hati apabila ada seseorang yang meminta kode OTP, siapapun itu.
Pasalnya, OTP atau one time password adalah kode verifikasi yang hanya sekali pakai dan tidak bisa digunakan lagi dalam beberapa waktu yang sudah ditentukan.
Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk menghindari penipuan seperti yang dialami Luna Maya?
Melanrsir Kompas.tv, PARAPUAN telah merangkum 3 tips menghindari penipuan dengan modus pencurian kode OTP. Yuk, simak!
Baca Juga: Ditipu Lewat Telepon, Luna Maya Rugi hingga Uangnya di Rekening Raib
1. Waspada jika ada yang meminta data
Apabila kamu menerima telepon dari oknum yang meminta akses OTP, tetaplah waspada.
Jangan mudah percaya sekalipun penelepon mengatasnamakan perusahaan atau penyedia layanan terkait.
Bahkan jika modusnya dikirim lewat email, kamu wajib mengecek alamat email-nya.
Pastikan alamat email tidak mengandung angka atau kode-kode aneh, karena kemungkinan besar pesan itu berasal dari penipu.
2. Hindari membagikan kode OTP kepada orang lain
Hal yang harus kamu ingat ialah kamu tidak boleh memberitahukan kode OTP kepada siapapun, terlebih orang yang tidak kamu kenal.
Apa pun alasannya, kode OTP tidak bisa dibagikan dan tidak disarankan untuk diungkap kepada orang lain.
Bahkan perusahaan atau pihak yang mengeluarkan atau mengirimkan kode tersebut pun tidak akan memintanya kembali dari para pengguna.
Baca Juga: Bahaya! 9 Data Pribadi yang Tak Boleh Dibagikan Lewat Challenge Add Yours Instagram
Pasalnya, perusahaan atau penyedia layanan tersebut tentu sudah mempunyai akses terhadap data pengguna.
Oleh karena itu, mereka tidak lagi perlu meminta OTP ke pengguna, mengingat merekalah pula yang mengirimkan kode tersebut pada pengguna.
3. Hati-hati terhadap SMS atau call forwarding
Berhati-hatilah apabila kamu mendapat pesan instruksi untuk menggunakan kode *21*.
Kode tersebut biasanya digunakan untuk fitur SMS atau call forwarding untuk mengalihkan seluruh pesan atau panggilan ke nomor tujuan.
4. Manfaatkan fitur 2FA
Di samping kewaspadaan, kamu bisa memanfaatkan fitur two factor authentication (2FA) atau keamanan dua langkah yang biasanya tersedia di aplikasi transaksi keuangan.
Jika aplikasi, terutama yang melakukan transaski keuangan, milikmu lebih dari satu, usahakan gunakan password berbeda untuk tiap-tiap akun.
Baca Juga: 5 Cara Hindari Penipuan Asuransi agar Tak Menyesal seperti Wanda Hamidah
Hal ini untuk mencegah data pribadimu bocor dan malah dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.
Pastikan kamu mencatat langkah-langkah di atas untuk menghindari kemungkinan mengalami penipuan permintaan kode OTP ya, Kawan Puan.
Semoga informasi ini dapat membantumu agar lebih waspada. (*)