Tribun

Stres Berlebih Bisa Mengganggu Masalah Fisiologis Area Kewanitaan, Dokter Ungkap Solusinya

Stres bisa dialami siaoa saja, namun jika perempuan mengalami stres berlebih bisa menyebabkan gangguan fisiologis pada area kewanitaan.

Penulis: Maharani Kusuma Daruwati
zoom-in Stres Berlebih Bisa Mengganggu Masalah Fisiologis Area Kewanitaan, Dokter Ungkap Solusinya
Stres dapat sebabkan masalah pada organ kewanitaan 

Parapuan.co - Menjaga kesehatan menjadi hal penting dilakukan oleh semua orang.

Baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Terutama menjaga kondisi agar tidak mengalami stres.

Pasalnya, masalah kesehatan mental yang satu ini bisa berdampak pada banyak hal termasuk menimbulkan penyakit fisik.

Stres merupakan kondisi yang sering kita dengar dan mungkin alami.

Tentu tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mengatasi stres. Padahal stres berlebihan berdampak negatif pada kesehatan.

Dalam upaya mengedukasi perempuan Indonesia, Kementerian Kesehatan RI bersama  Perwakilan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) didukung oleh PT Mundipharma Indonesia dan Guardian mengadakan edukasi mengenai pengaruh stres berlebih terhadap kesehatan fisiologis area kewanitaan dan cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan.

Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO, menjelaskan terkait hubungan antara stres dan gangguan pada organ kewanitaan.

“Tidak dipungkiri, saat ini kita masih belum terbebas dari pandemi dan harus beradaptasi dengan berbagai perubahan. Tentu hal ini sedikit banyaknya berdampak pada kesehatan psikologis, salah satunya menyebabkan stres berlebih. Meski demikian, penting disadari bahwa stres berlebih akan memengaruhi kesehatan keseluruhan, sehingga harus diatasi," ujar dr. Imran, pada acara Press Conference dan Store Visit ke Guardian “Stress Berlebih Ganggu Area Kewanitaanmu!”, Kamis (25/8/2022), seperti dikutip dari PARAPUAN.

"Pemerintah senantiasa mengingatkan pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) termasuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) didalamnya agar masyarakat sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan untuk berperilaku hidup sehat, seperti menjaga kesehatan area pribadi.

Halaman
123
Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas